Matvey Safonov, kiper Paris Saint-Germain, menjadi perbincangan hangat usai laga final Liga Champions 2026 melawan Arsenal. Meski tampil di partai puncak, ia minim kontribusi langsung.

Pelatih Luis Enrique memberikan kepercayaan penuh kepada Safonov sebagai pilihan utama. Keputusan ini membuat Lucas Chevalier harus puas duduk di bangku cadangan.

>>> The God of Highschool Legends Resmi Rilis 2026, Game Terbaru yang Paling Dicari

Statistik Safonov dalam Laga Final

Pertandingan baru berjalan enam menit saat gawang Safonov sudah kebobolan. Tendangan akurat Kai Havertz meluncur mulus tanpa mampu dihalau.

Setelah gol cepat tersebut, Safonov seolah menghilang dari sorotan kamera. Hal ini disebabkan dominasi penuh PSG atas Arsenal.

PSG menguasai jalannya laga dengan persentase penguasaan bola mencapai 75 persen. Sebaliknya, Arsenal hanya mampu memegang kendali permainan sebesar 25 persen.

Salah satu aksi Safonov yang cukup mencolok terjadi pada menit ke-26. Ia berhasil memotong bola berbahaya kiriman Bukayo Saka dari sisi kanan pertahanan.

Ia juga beberapa kali menghalau umpan-umpan silang pemain Arsenal. Namun, Safonov sama sekali tidak mencatatkan aksi penyelamatan terhadap bola yang mengarah ke gawang.

Arsenal melepaskan tujuh kali percobaan tembakan selama 120 menit. Hanya satu tembakan yang tepat sasaran dan langsung berbuah gol.

>>> Jadwal Resmi Kualifikasi Piala Asia U20 2026: Indonesia Lawan Malaysia di Laga Perdana

Enam tembakan lainnya meleset tanpa merepotkan Safonov. Performanya di waktu normal maupun tambahan waktu terlihat sangat pasif bagi seorang kiper.

Berikut ringkasan performa Matvey Safonov dalam final tersebut:

  • Menit Bermain: 120 Menit + Adu Penalti
  • Total Penyelamatan: 0
  • Kebobolan: 1 Gol (Waktu Normal)
  • Akurasi Tembakan Lawan: 1 On Target dari 7 Tembakan
  • Status Juara: Pemenang via Adu Penalti

Data tersebut menunjukkan betapa minimnya ancaman yang menguji ketangkasan Safonov. Dominasi timnya membuat ia hampir tidak memiliki pekerjaan berat di bawah mistar.

Performa di Babak Adu Penalti

Memasuki drama adu penalti, keberuntungan masih memihak PSG dan Safonov. Meski timnya keluar sebagai juara, Safonov kembali gagal melakukan penyelamatan gemilang.

Kegagalan dua eksekutor Arsenal, Eberichi Eze dan Gabriel Magalhaes, bukan disebabkan tepisan Safonov. Kedua pemain tersebut gagal mencetak skor karena bola melenceng.

>>> 5 Kebiasaan Pagi yang Diam-Diam Merusak Jantung, Simak Riset Terbaru 2026

Situasi unik ini membuat kemenangan PSG terasa sangat dominan. Safonov tetap mengangkat trofi meski nyaris tanpa keringat melakukan penyelamatan krusial.