Perbaikan Jalan Amblas Lenteng Agung Dikebut, Arus Lalu Lintas Kembali Normal
Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Jagakarsa, Sartono, menjelaskan bahwa sebelumnya air sempat tertahan di bagian atas. Setelah penggantian box culvert di ujung jembatan, tekanan air mulai berkurang.
Berikut detail penanganan saluran air:
- Pembobolan dinding saluran untuk memperlancar aliran air yang sempat tertahan.
- Penggantian box culvert untuk memperbaiki sistem penyaluran air di bawah badan jalan.
- Pemantauan debit air untuk memastikan aliran stabil dan tidak memicu pengikisan tanah baru.
Sartono menambahkan bahwa debit air yang deras diprediksi akan mereda dalam beberapa waktu ke depan. Ia berharap cuaca di Jakarta tetap mendukung agar proses pengerjaan tidak terhambat.
Target Perbaikan Total pada Awal Juni
Pemerintah menargetkan perbaikan bagian utama jalan amblas selesai pada Senin (1/6) mendatang. Fokus utama adalah memulihkan struktur induk jalan agar fondasi kembali stabil.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, Santo, menegaskan pihaknya mengejar penyelesaian bagian induk dalam tiga hari.
Bagian tersebut adalah ruas jalan sepanjang 8,5 meter yang mengalami kerusakan parah.
Menurut Santo, jika pengerjaan induk rampung sesuai jadwal, kemacetan di Lenteng Agung dipastikan hilang. Arus lalu lintas diharapkan kembali normal sepenuhnya.
Pengamanan Tiang Penerangan Jalan Umum
Petugas Bina Marga Jagakarsa juga bergerak cepat mencabut tiang lampu penerangan jalan umum yang terdampak. Tiang-tiang tersebut terancam roboh karena pondasi tanah tergerus aliran air.
Staf Satpel Bina Marga Jagakarsa, Febrian Ashar Haq, menyampaikan bahwa arus di bawah tanah semakin kuat sehingga membahayakan posisi tiang.
Pihaknya segera mengambil tindakan pengamanan.
Langkah antisipasi yang dilakukan meliputi:
- Pencabutan tiang PJU yang posisinya sudah miring atau pondasinya tidak stabil.
- Memastikan instalasi kabel listrik di sekitar area amblas tetap aman.
- Koordinasi dengan penyedia layanan internet terkait tiang kabel yang terdampak.
Upaya pencabutan tiang ini merupakan bagian dari tanggung jawab Bina Marga. Setelah kondisi tanah stabil, tiang-tiang tersebut akan dipasang ulang di posisi yang lebih kokoh.
>>> Eskalasi Konflik AS-Iran Memanas, Orang Dekat Trump Beri Isyarat Mengejutkan
>>> Dewan Bisnis Prancis-Indonesia Teken Kesepakatan Rp 62,38 Triliun
Update Terbaru
Stasiun TV Siarkan Final Liga Champions Malam Ini 31 Mei 2026
Minggu / 31-05-2026, 19:54 WIB
8 Pakan Ayam Fermentasi Terbaik 2026, Efektif Hilangkan Bau Kotoran
Minggu / 31-05-2026, 19:53 WIB
Ribuan Umat Buddha Peringati Detik-Detik Waisak 2570 BE di Borobudur
Minggu / 31-05-2026, 19:49 WIB
VALORANT Rilis Mode Skirmish Ascension di S26 Act 3, Lebih Kompetitif
Minggu / 31-05-2026, 19:49 WIB
Profil Tim Piala Dunia 2026 Grup C: Haiti Kembali Setelah 52 Tahun
Minggu / 31-05-2026, 19:48 WIB
Sinopsis Wrath of Man, Bioskop Trans TV 31 Mei 2026
Minggu / 31-05-2026, 19:44 WIB
Tren OOTD Gen Z di Blok M 2026: Street Style yang Jadi Referensi
Minggu / 31-05-2026, 19:43 WIB
7 Rempah Alami Penurun Kolesterol Paling Ampuh dan Cepat Terbaru 2026
Minggu / 31-05-2026, 19:43 WIB
Arsenal Raup Rp3,1 Triliun dari Liga Champions Meski Gagal Juara
Minggu / 31-05-2026, 19:39 WIB
Permintaan India Anjlok, Harga Referensi CPO Juni 2026 Resmi Turun
Minggu / 31-05-2026, 19:39 WIB
Dolar AS Tembus Rp17.800, Pengusaha Tertekan
Minggu / 31-05-2026, 19:38 WIB
Emil Audero Catat Rekor Penyelamatan Terbanyak Serie A Meski Cremonese Degradasi
Minggu / 31-05-2026, 19:34 WIB
5 Alasan Produk Sustainability Banyak Dicari Konsumen di Tahun 2026
Minggu / 31-05-2026, 19:34 WIB
Banjir Diskon Transmart Full Day Sale 2026, Cek Daftar Harga Promo Terbaru Hari Ini
Minggu / 31-05-2026, 19:33 WIB






