Bek andalan Persija Jakarta, Jordi Amat, mengungkapkan rasa puasnya terhadap performa tim selama musim perdana yang ia jalani di Indonesia.

Pemain naturalisasi tersebut menilai perjalanan kariernya bersama Macan Kemayoran pada musim BRI Super League 2025/2026 berjalan mulus.

>>> Apakah Karyawan Bisa Menolak PHK? Cek Hak dan Prosedur Resmi Terbaru 2026

Bergabung pada Juli 2025 setelah hengkang dari Johor Darul Ta'zim, Jordi langsung menjadi pilar tak tergantikan di lini belakang.

Pemain berusia 36 tahun ini dengan cepat mendapatkan kepercayaan dari pelatih Mauricio Souza.

Kehadiran Jordi sering diduetkan dengan bek muda Rizky Ridho, menciptakan tembok pertahanan yang sulit ditembus. Kolaborasi ini membawa dampak positif bagi performa tim asal Ibu Kota.

Sepanjang kompetisi, kontribusi Jordi membantu Persija finis di peringkat ketiga klasemen akhir dengan 71 poin. Pencapaian ini menunjukkan konsistensi tim dalam bersaing di papan atas.

Persija mampu bersaing ketat dengan klub kuat seperti Persib Bandung dan Borneo FC. Meski belum meraih gelar juara, langkah awal ini dinilai solid bagi skuat asuhan Mauricio Souza.

Statistik Individu yang Mengesankan

Secara statistik, Jordi menunjukkan angka mengesankan bagi seorang pemain bertahan. Mantan bek Swansea City ini tampil dalam 28 pertandingan liga.

Ia hanya absen enam laga dalam satu musim penuh, bukti kondisi fisiknya tetap prima. Peran Jordi sangat krusial dalam menjaga stabilitas lini pertahanan.

Jordi tidak hanya piawai menghalau serangan, tetapi juga produktif membantu penyerangan melalui skema bola mati. Ia menyumbangkan tiga gol dan satu assist, angka menonjol untuk seorang bek tengah.

Melalui unggahan di Instagram, Jordi mengekspresikan rasa bangga terhadap kerja keras rekan setimnya. Ia menghargai semangat juang yang ditunjukkan seluruh elemen tim.