Forward San Antonio Spurs, Julian Champagnie, menjadi pahlawan tak terduga di gim ketujuh Final Wilayah Barat pada Sabtu malam waktu setempat.

Pemain yang tidak terpilih dalam draf NBA itu sukses mencetak lima dari enam tembakan tiga angka pertamanya di awal pertandingan.

>>> Luis Enrique Sejajarkan Diri dengan Pelatih Legendaris Eropa

Kehadiran Champagnie menjadi komponen penting bagi Spurs yang kini membangun skuad tangguh di sekitar bintang muda Victor Wembanyama.

Menurut laporan Sporting News, performa gemilang ini memantapkan posisinya sebagai pilar esensial di luar pemain pilihan draf tinggi seperti Stephon Castle dan Dylan Harper.

Karier Champagnie dimulai dari lingkungan basket New York sebelum bergabung dengan Philadelphia 76ers melalui kontrak dua arah pasca-draf 2022.

Ia hanya bermain dalam dua pertandingan bersama Sixers sebelum dilepas untuk memberi tempat bagi Mac McClung menjelang Slam Dunk Contest.

San Antonio Spurs mengambil Champagnie dua hari setelah dilepas, saat tim sedang dalam proses pembangunan ulang skuad.

>>> Marc Marquez Finis Kelima pada Sprint Race MotoGP Italia 2026

Champagnie memanfaatkan kesempatan itu untuk mengamankan posisi di skuad utama musim 2023-2024 hingga membawa tim menjadi penantang gelar juara.

Pada musim lalu, ia menjadi starter dalam 68 dari 82 pertandingan dengan rata-rata 11,1 poin per gim.

Pemain yang sempat membela St. John's selama tiga musim itu juga tidak pernah absen dalam satu pertandingan pun selama dua musim terakhir.

Saudara kembarnya, Justin Champagnie, juga menembus NBA tanpa jalur draf dan kini memperkuat Washington Wizards dengan rata-rata 8,7 poin serta 5,6 rebound per gim.

Pada musim 2025-2026, Julian Champagnie membukukan rekor tertinggi karier untuk poin, rebound, dan asis.

>>> Carlo Ancelotti Pertahankan Neymar di Skuad Piala Dunia 2026

Ia menuntaskan seluruh 82 pertandingan reguler dengan akurasi tembakan tiga angka di atas 38 persen.