Manajer Paris Saint-Germain Luis Enrique berhasil menyamai pencapaian para pelatih elite Eropa setelah membawa timnya mempertahankan gelar juara Liga Champions 2025/2026.

Kepastian tersebut didapat menyusul kemenangan Les Parisiens atas Arsenal lewat adu penalti di Puskas Arena, Budapest, Hungaria pada Ahad (31/5/2026) dini hari WIB.

>>> Marc Marquez Finis Kelima pada Sprint Race MotoGP Italia 2026

Koleksi tiga trofi Si Kuping Besar sepanjang karier kepelatihan kini menempatkan juru taktik asal Spanyol tersebut sejajar dengan nama-nama besar.

Enrique sekarang bersanding dengan Bob Paisley, Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, dan Zinedine Zidane yang memiliki jumlah gelar serupa.

Pertandingan final itu sendiri harus dituntaskan melalui drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu usai.

Paris Saint-Germain akhirnya keluar sebagai pemenang dengan keunggulan skor 4-3 pada babak tos-tosan tersebut.

>>> Carlo Ancelotti Pertahankan Neymar di Skuad Piala Dunia 2026

“Lebih sulit dari tahun lalu karena kami tahu sebelum pertandingan betapa sulitnya bermain melawan Arsenal,” kata Enrique kepada Canal+ seusai pertandingan.

Pelatih asal Spanyol itu menilai perlawanan sengit dari sang lawan membuat keberhasilan mempertahankan takhta juara kali ini terasa lebih berkesan.

Kemenangan ini sekaligus menegaskan ketangguhan skuad racikannya dalam mengatasi tekanan besar sepanjang kompetisi.

Keberhasilan ini juga mengantarkan Paris Saint-Germain mengukir sejarah baru sebagai klub Prancis pertama yang mampu menjuarai Liga Champions dalam dua musim beruntun.

>>> Timnas Korea Selatan Uji Coba Lawan Trinidad dan Tobago di Utah

Di era modern, mereka menjadi tim kedua yang bisa mempertahankan gelar tersebut setelah Real Madrid melakukannya pada periode 2016 hingga 2018.