Pertandingan pekan ke-18 Serie A Brasil mempertemukan Athletico Paranaense melawan Mirassol di Arena da Baixada, Curitiba, pada Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 16.00 waktu setempat.

Laga ini menjadi momentum terakhir bagi kedua tim untuk mengamankan posisi sebelum kompetisi dihentikan sementara menjelang perhelatan Piala Dunia 2026.

>>> Jorge Jesus Hadiri Laga Flamengo vs Coritiba di Maracanã

Posisi Klasemen

Athletico Paranaense saat ini berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan raihan 27 poin.

Skuad berjuluk Furacão tersebut membutuhkan kemenangan demi menjaga posisi mereka di zona kualifikasi langsung fase grup Copa Libertadores sekaligus menghindari kejaran tim di bawahnya seperti Red Bull Bragantino.

Sebaliknya, Mirassol datang dengan beban berat karena masih terdampar di zona degradasi, tepatnya pada posisi ke-18 dengan koleksi 16 poin.

Kendati demikian, tim asuhan Rafael Guanaes ini mencatatkan prestasi unik dengan berhasil menembus babak 16 Besar Copa Libertadores untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.

Momen Emosional bagi Rafael Guanaes

Pertandingan ini juga menjadi momen emosional bagi pelatih Mirassol, Rafael Guanaes, yang kembali ke markas mantan tim asuhannya setelah lima tahun berpisah.

Guanaes sempat membawa tim muda Athletico Paranaense menjuarai Kejuaraan Paranaense pada 2019 sebelum hengkang pada Februari 2021.

Mengingat kembali memori masa lalunya di klub tersebut, Guanaes mengungkapkan pengalaman pahit saat dirinya mendapatkan cemoohan dari suporter tuan rumah pada laga debutnya di masa lalu.

"Saya ingat betul pukulan yang pernah saya terima. Sering kali itu adalah penghinaan dan ketidakadilan yang saat itu saya tidak mengerti.

Tapi itu bagian dari proses pendewasaan. Di Brasil, kami menghancurkan para profesional.