Media ekspresi para partisipan diwujudkan lewat couture, bordir, tenun, riset material, pewarnaan alami, slow fashion, hingga produksi berbasis komunitas artisan perempuan.

Fokus pada dua negara, Indonesia dan India, memperlihatkan ikatan geografis yang kuat dalam tradisi kriya.

Hubungan kultural ini terlihat dari kesamaan akar ikat Bali dan eksperimen tekstil di Indonesia dengan teknik bordir tinggi, couture, serta pergerakan slow fashion yang berkembang di India.

Pernyataan Kurator dan Direktur

“Pameran ini berangkat dari memori yang hidup di dalam tubuh — melalui gestur tangan, ritme repetisi, dan kecerdasan sentuhan,” ujar Bandana Tewari, Lead Curator Annual Curated Exhibition.

“Kami menghadirkan praktik-praktik di mana kriya bukan sekadar sesuatu yang dibuat, tetapi sesuatu yang diingat kembali — melalui tekstil, fashion, dan desain yang menyimpan kisah tentang pergerakan, devosi, kerja, dan rasa memiliki.”

“Bali menjadi ruang yang penting bagi dialog ini, tempat praktik membuat masih hidup melalui ritual, komunitas, dan kesinambungan pengetahuan leluhur.”

Kelsang Dolma, Director Art & Bali, menambahkan, “Pameran ini penting bagi kami karena tidak memisahkan seni, fashion, kriya, dan desain ke dalam kategori yang kaku.”

“Banyak praktik dalam What the Body Remembers lahir dari hubungan yang panjang dan mendalam dengan material, keterampilan, kerja, dan komunitas.”

“Di bawah arahan kuratorial Bandana Tewari dan Brina Paska, pameran ini mempertemukan para praktisi dari India dan Indonesia dalam sebuah dialog yang terasa presisi, berlapis, dan relevan bagi Art & Bali.”

“Pameran ini juga mencerminkan ambisi Nuanu Creative City untuk menciptakan ruang bagi pertukaran budaya lintas disiplin dan dialog kreatif jangka panjang di kawasan ini.”

Lokasi dan Agenda Pendukung

Labyrinth Art Gallery yang menjadi lokasi utama berada di dalam kawasan Nuanu Creative City seluas 44 hektare.

Kompleks ini menyediakan infrastruktur terpadu yang menghubungkan ruang pameran, area publik, panggung pertunjukan, fasilitas hospitality, hingga institusi pendidikan.

Pameran kurasi ini juga dilengkapi dengan berbagai agenda pendukung seperti diskusi publik, presentasi galeri, pertunjukan seni, serta instalasi site-responsive.

>>> MMAJ Jakarta 2026 Resmi Digelar Akhir Pekan Ini

Informasi mendalam mengenai daftar galeri, jadwal program utama, agenda khusus VIP, serta mekanisme pembelian tiket pameran akan dirilis secara resmi dalam beberapa bulan ke depan.