Wawancara Witch Hat Atelier: Para Pengisi Suara Coco, Qifrey, dan Agott Bicara soal Dub Inggris
Witch Hat Atelier menjadi salah satu anime paling menarik musim ini, tidak hanya karena cerita dan visualnya yang indah, tetapi juga karena dub Inggrisnya yang inovatif.
Salah satu keputusan kreatif terbesar adalah penggunaan berbagai aksen Eropa untuk para penyihir, sementara karakter non-penyihir seperti Coco tidak memiliki aksen.
>>> Disney+ Tahan Rilis 'Knock-Off' Meski Kasus Kim Soo-hyun Berbalik
Kami berbincang dengan Anjali Kunapaneni (Coco), Joshua A. Waters (Qifrey), dan Madeleine Morris (Agott) untuk mengupas proses di balik dub tersebut.
Menghidupkan Emosi Coco
Anjali Kunapaneni mengaku bahwa transisi emosi Coco dari rasa ingin tahu menjadi ketakutan terasa alami berkat naskah yang kuat.
“Dia mengalami banyak hal dalam satu episode. Rasa ingin tahu dan keajaiban sudah mendasari karakternya sejak awal,” ujarnya.
“Ketika segalanya menjadi kacau, rasa bersalah dan frustrasi muncul secara organik dari cerita.”
Aksen Eropa dalam Dub
Keputusan menggunakan aksen berasal dari sutradara Emily Fajardo. Joshua A.
Waters menjelaskan bahwa saat audisi, mereka diminta membacakan dialog dengan aksen Amerika umum dan aksen Kepulauan Inggris. “Kami baru tahu pilihan akhir saat merekam episode pertama,” katanya.
“Keputusan kreatif ini membuat Coco semakin terasa berbeda dari dunia penyihir.”
Madeleine Morris menambahkan bahwa ia tidak diberi tahu soal aksen hingga akan merekam trailer. “Saya bertanya, 'Apa kita pakai aksen Amerika atau Inggris?'
Emily menjawab, 'Oh, belum saya kasih tahu ya?'” Prosesnya sangat kolaboratif, dengan sutradara yang membantu jika ada kata yang sulit diucapkan.
>>> Album 'ARIRANG' BTS Bertahan di 10 Besar Billboard 200 Selama 9 Pekan
Anjali Kunapaneni memuji para aktor karena mampu melakukan dubbing—yang sudah sulit—ditambah dengan aksen. “Seperti piring berputar yang juga penuh makanan, lalu kamu pakai sepatu roda,” candanya.
Update Terbaru
Milania Giudice Dekat dengan Keluarga Joe Usai Ditangkap karena Penganiayaan
Selasa / 14-07-2026, 22:59 WIB
Pemain WoW dan FF14 Bisa Dapat Beasiswa hingga Rp240 Juta
Selasa / 14-07-2026, 22:57 WIB
Mantan Karyawan Kanye West Minta Biaya Pengacara Rp19 Miliar
Selasa / 14-07-2026, 22:56 WIB
Bocah 5 Tahun Meninggal Akibat Penyakit Langka Clarkson
Selasa / 14-07-2026, 22:56 WIB
Dua Remaja Texas Ditangkap karena Merusak Bukti Kematian Tenggelam
Selasa / 14-07-2026, 22:56 WIB
Penggugat Pria Stefon Digges: Tim NFL Terbangkan Saya untuk Bertemu
Selasa / 14-07-2026, 22:56 WIB
Lionel Messi Absen Latihan Penuh Jelang Argentina vs Inggris
Selasa / 14-07-2026, 22:56 WIB
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
Selasa / 14-07-2026, 22:56 WIB
Qualcomm Siapkan Snapdragon X2 Elite untuk Laptop Gaming, Performa Mendekati RTX 5060
Selasa / 14-07-2026, 22:54 WIB
Gelar RGS 2026, OJK Ingatkan Patuh Aturan Bukan Hambatan Usaha
Selasa / 14-07-2026, 22:54 WIB
Spanyol Berpotensi Rusak Rekor Nirkalah Argentina saat Lawan Prancis
Selasa / 14-07-2026, 22:54 WIB
Cerita di Balik Alasan Mengapa Messi Belum Pernah Lawan Inggris
Selasa / 14-07-2026, 22:49 WIB
Jalan Tendean Arah Blok M Kembali Dibuka Usai Pembersihan Puing JPO
Selasa / 14-07-2026, 22:49 WIB
Publishing Lead Palworld Minta Pemain Abaikan Drama Buatan di Media Sosial
Selasa / 14-07-2026, 22:49 WIB







