Dewan Gubernur NBA menyetujui reformasi aturan anti-tanking baru melalui pemungutan suara 29-1 pada Kamis, 28 Mei 2026.

Sistem baru ini merombak lotre draf menjadi format 3-2-1 yang memperluas kepesertaan dari 14 menjadi 16 tim.

>>> Matheus Pereira Bawa Cruzeiro ke Babak 16 Besar Copa Libertadores

Perubahan ini dirancang untuk menekan perlombaan menjadi tim terburuk di akhir musim demi mengamankan hak pilih draf utama.

Pembatasan Hak Pilih

Aturan baru mencakup pembatasan agar tim tidak bisa memenangkan lotre berturut-turut.

Tim juga tidak boleh mendapat hak pilih lima besar dalam tiga musim beruntun.

Urutan putaran kedua untuk posisi 31 hingga 46 akan diubah berdasarkan hasil undian lotre.

Komisioner NBA Adam Silver sebelumnya menegaskan urgensi perubahan ini dalam pertemuan dewan gubernur pada bulan Maret.

"Sepertinya ada suara bulat di ruangan itu bahwa kami perlu melakukan perubahan untuk musim depan," kata Silver.

Ia menambahkan, "Insentif perlu diperbaiki. Kami akan memperbaikinya."

Kebijakan baru ini berdampak langsung pada nilai draf milik beberapa tim yang sudah ditransaksikan sebelumnya.

Pembatasan hak pilih melekat pada aset pilihan tersebut, bukan pada tim pemilik asli.

Regulasi ini dijadwalkan berlaku selama tiga musim hingga draf tahun 2029.

Dampak bagi Tim

Presiden Operasi Bola Basket Boston Celtics, Brad Stevens, memberikan pandangannya mengenai dampak pengetatan kompetisi ini.

"Anda harus mempertimbangkan tim-tim lain yang berada di level tersebut," kata Stevens.

Ia memprediksi situasi persaingan akan menjadi jauh lebih berat di masa mendatang.

"Itu tidak akan terjadi tahun depan. Jadi, liga akan menjadi jauh lebih baik.

>>> Universidad Catolica Tekuk Boca Juniors di Copa Libertadores 2026