Sosok Ali Munawar Pemilik Kebun Anggur yang Tewas Bersama Keluarga di Glamping Temanggung

Peristiwa meninggalnya satu keluarga di kawasan wisata Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, masih menyisakan duka mendalam bagi kerabat dan warga sekitar. Empat korban ditemukan tak bernyawa di dalam tenda glamping pada Rabu (27/5/2026) sore.

Mereka diketahui merupakan satu keluarga asal Temenggungan, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Korban terdiri dari M Ali Munawar (52), Magfiroh Alvira (43), Bagas Amar Hakiki (21), dan Alfino Evan Hakim (16).

Ali Munawar dikenal sebagai kepala keluarga yang memiliki kebun anggur dan alpukat di Dusun Bendosari. Selain itu, usaha toko keluarga sehari-hari dikelola oleh sang istri, Magfiroh.

Kerabat korban, Muhamad Faerudin, mengatakan Ali dikenal dekat dengan warga sekitar. Menjelang Idul Adha, korban bahkan sempat menyerahkan seekor kambing kurban untuk mushola di lingkungan tempat tinggalnya.

"Sebelum pergi sempat menyerahkan satu ekor kambing kurban untuk mushola di lingkungan Bendosari," kata Faerudin, Kamis (28/5/2026).

Menurut keluarga, Ali juga dikenal memberi perhatian besar terhadap pendidikan anak-anaknya. Dua putranya berhasil menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi dan aktif di bidang olahraga.

>>> Bagas Amar Hakiki Jadi Fotografer Inti Keraton Jogja Sebelum Tewas Saat Kamping

Bagas Amar Hakiki diketahui tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Bahasa Prancis di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada. Sementara adiknya, Alfino Evan Hakim, dikenal sebagai atlet Taekwondo.

Keluarga korban baru menerima kabar duka pada Rabu malam. Faerudin mengaku tak mengetahui rencana liburan keluarga tersebut ke kawasan wisata Posong.

"Rumahnya di sini, Bendosari, tapi tinggalnya di Temenggungan, Ambarawa. Saya tidak tahu kalau lagi pergi ke tempat wisata di Temanggung," ujarnya.