Membangun Kepercayaan Melalui Tata Kelola Danantara Sumberdaya Indonesia
Transparansi mekanisme harga, tata niaga, penunjukan mitra, hingga pola hubungan dengan pelaku swasta menjadi ujian utama. Pasar sesungguhnya tidak anti terhadap peran negara.
Yang ditolak pasar adalah ketidakpastian.
Kekhawatiran dunia usaha saat ini bukan muncul semata-mata karena keberadaan DSI, melainkan akibat akumulasi berbagai kebijakan yang sering berubah mendadak tanpa sosialisasi memadai.
Dalam sektor minerba misalnya, pelaku usaha menghadapi ketidakjelasan regulasi di tengah tekanan pelemahan rupiah yang berkepanjangan. Kombinasi keduanya menciptakan tekanan berat terhadap biaya operasional dan perencanaan bisnis.
>>> Garudayaksa FC Bidik Pratama Arhan dan Witan Sulaeman
Karena itu, kritik ekonom Aviliani maupun pelaku usaha seperti Anggawira layak menjadi perhatian serius pemerintah.
Data makro ekonomi memang masih relatif baik. Pertumbuhan ekonomi terjaga, inflasi terkendali, dan konsumsi pemerintah melonjak signifikan pada kuartal I-2026.
Namun, pasar tidak hanya membaca angka. Investor membaca konsistensi kebijakan, kualitas komunikasi pemerintah, dan kepastian arah regulasi.
Kesenjangan antara data makro dan psikologi pasar inilah yang kini menjadi persoalan utama.
Pemerintah boleh optimistis terhadap fundamental ekonomi, tetapi bila pelaku usaha masih gamang, investasi akan tetap tertahan. Akibatnya, penciptaan lapangan kerja dan ekspansi industri berjalan lambat.
Di sisi lain, pemerintah juga perlu berhati-hati agar lonjakan konsumsi pemerintah tidak menjadi penopang tunggal pertumbuhan. Stimulus fiskal memang penting menjaga daya beli masyarakat di tengah gejolak global.
Namun, pertumbuhan yang sehat tetap membutuhkan investasi swasta yang kuat dan produktivitas ekonomi jangka panjang.
Karena itu, Danantara seharusnya diposisikan bukan sebagai pesaing swasta, melainkan katalisator.
Kemitraan dalam proyek waste to energy yang melibatkan puluhan konsorsium internasional menunjukkan bahwa kolaborasi negara dan swasta sebenarnya sangat mungkin dilakukan.
Model seperti inilah yang perlu diperluas.
Pemerintah harus memastikan bahwa ekspansi Danantara justru membuka peluang baru bagi pelaku usaha nasional, memperkuat industrialisasi, dan meningkatkan posisi tawar Indonesia di pasar global.
Sebaliknya, bila komunikasi buruk dan regulasi berubah-ubah terus terjadi, maka kehadiran DSI justru berisiko memperbesar ketidakpastian.
Pada akhirnya, keberhasilan Danantara tidak hanya diukur dari besarnya aset atau volume ekspor yang dikelola. Ukuran terpentingnya adalah apakah lembaga ini mampu membangun kepercayaan pasar.
>>> Harga Emas Antam Naik Rp15.000 Sentuh Rp1.450.000 per Gram
Sebab, dalam ekonomi modern, kepercayaan merupakan modal yang nilainya sama penting dengan sumber daya alam itu sendiri.
Update Terbaru
Link Streaming Classroom of the Elite S4 Episode 12 Sub Indo Resmi Tersedia
Kamis / 28-05-2026, 07:23 WIB
Penarol vs Santa Fe: Laga Pamungkas Grup E Copa Libertadores
Kamis / 28-05-2026, 07:23 WIB
6 Ide Healing Murah Meriah untuk Mahasiswa Penat
Kamis / 28-05-2026, 07:23 WIB
Cara Memasak Daging Sapi Empuk Tanpa Panci Presto, Pakai Bahan Alami
Kamis / 28-05-2026, 07:23 WIB
Aplikasi Game Penghasil Saldo DANA Alami Lonjakan Unduhan Hingga Akhir Mei 2026
Kamis / 28-05-2026, 07:23 WIB
Independiente del Valle Kalahkan Rosario Central 1-0, Rebut Puncak Grup H
Kamis / 28-05-2026, 07:19 WIB
Tren Otomotif Terbaru: Ganjil Genap Ditiadakan hingga Mobil Etanol Suzuki
Kamis / 28-05-2026, 07:19 WIB
Ria Ricis Siapkan Rumah Baru untuk Moana di Cilandak
Kamis / 28-05-2026, 07:19 WIB
Ayu Ting Ting Buka Suara soal Kedekatan dengan Kevin Gusnadi
Kamis / 28-05-2026, 07:19 WIB
Maxence Lacroix Siap Tinggalkan Crystal Palace, Chelsea Jadi Peminat Terdepan
Kamis / 28-05-2026, 07:18 WIB
Independiente del Valle Kalahkan Rosario Central Lewat Gol Tunggal
Kamis / 28-05-2026, 07:18 WIB
7 Pilihan Bumbu Marinasi Sate Kambing Agar Empuk dan Bebas Prengus
Kamis / 28-05-2026, 07:18 WIB
Pam Bondi Didiagnosis Kanker Tiroid Usai Dicopot Trump
Kamis / 28-05-2026, 07:18 WIB
Siklus Ekliptika Matahari Pengaruhi Dinamika Karir Gemini dan Cancer Hari Ini 28 Mei 2026
Kamis / 28-05-2026, 07:13 WIB






