Presiden Federasi Regional Asosiasi Tetangga, Jorge Nacarino menjelaskan akar identitas kuat dari komunitas pekerja di distrik Vallecas, Madrid yang melandasi solidaritas sosial dan dukungan penuh mereka terhadap klub lokal.

"La gran mayoría somos de clase trabajadora, humilde.

Gente que cree en el bien común, que cree que organizándose y trabajando en equipo mejoramos las cosas.

Somos gente solidaria," kata Nacarino.

Nacarino menceritakan perkembangan sejarah Vallecas yang berawal dari kawasan pertanian, sempat menghadapi masalah pemukiman kumuh pada era 1950-an dan 1960-an, hingga akhirnya tumbuh menjadi basis pergerakan warga yang solid.

"Vallecas era un municipio independiente de la ciudad de Madrid hasta el 22 de diciembre del 50, que fue cuando se anexionó el entonces municipio a la ciudad," ujarnya.

Meskipun secara administratif telah digabungkan menjadi bagian dari kota Madrid, karakteristik unik dan kemandirian budaya dari wilayah tersebut tetap terjaga utuh oleh warganya.

"Mucha gente no sabe que tenía su propia realidad, que la sigue manteniendo más allá de cómo administrativamente se gestione," kata Nacarino.

Karakter terbuka dalam menerima kaum imigran dari berbagai latar belakang juga menjadi elemen identitas penting yang melekat pada wilayah pinggiran Madrid tersebut.

"De Vallecas uno se hace, no solamente se nace.

De Vallecas es cualquiera que vive en el barrio, que siente el barrio y que siente esa pertenencia," tutur Nacarino.

Sebelum sepak mula dilakukan di Jerman, pihak perwakilan warga meyakini bahwa kehadiran Rayo Vallecano di partai puncak merupakan sebuah pencapaian yang setara dengan kemenangan moral.

"Vallecas va a conquistar hoy Europa. No me cabe la menor duda.