Crystal Palace akan bertemu Rayo Vallecano pada final UEFA Conference League di Stadion Red Bull Arena Leipzig, Jerman, Kamis (28/5) pukul 02.00 WIB.

Pertandingan ini menjadi momen perpisahan bagi pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner.

>>> Barcelona Sepakati Persyaratan Pribadi dengan Anthony Gordon

Glasner telah menangani The Eagles sejak Februari 2024. Selama dua tahun, ia sukses membawa pulang trofi Piala FA 2025 dan FA Community Shield.

Jika menang, Crystal Palace tidak hanya meraih trofi ketiga di bawah asuhannya, tetapi juga mengamankan tiket ke UEFA Europa League musim depan.

Glasner menyatakan siap melepas jabatannya dan mendukung tim dari jauh.

"Iya bilang ingin menonton mereka di TV memulai Liga Europa dengan hasrat dan keyakinan bahwa mereka juga bisa memenangkannya.

Itu akan membuat saya sangat bahagia," kata Glasner.

Mantan pelatih Eintracht Frankfurt itu menambahkan bahwa penampilan di final ini menjadi pencapaian berharga bagi perkembangan pemain.

>>> Ronald Koeman Umumkan 26 Pemain Timnas Belanda untuk Piala Dunia 2026

"Sekarang kami senang berada di pusat Eropa, di Leipzig, dan bisa memainkan final. Ini kompetisi yang luar biasa bagi kami, tempat kami belajar dan mendapatkan pengalaman," ujarnya.

Glasner bangga bisa membawa tim yang tidak terbiasa bersaing memperebutkan trofi hingga ke tahap ini. Ia berambisi mempersembahkan gelar Eropa pertama sebagai hadiah perpisahan untuk fans.

"Ini akan sangat berarti bagi saya, bersama para pemain dan grup ini yang sudah bekerja bersama selama dua tahun, untuk memberikan sesuatu kembali kepada para fans.

Ini akan menjadi salah satu pencapaian tertinggi bagi saya," kata Glasner.

Perjalanan kedua klub menuju final mencatat sejarah baru karena menjadi final kompetisi Eropa pertama bagi masing-masing tim.

Crystal Palace melewati babak play-off dan mengalahkan AEK Larnaca, Fiorentina, serta Shakhtar Donetsk.

>>> Oliver Glasner Jalani Laga Perpisahan pada Final UEFA Conference League

Sementara Rayo Vallecano langsung lolos ke fase gugur setelah finis kelima di fase liga. Tim asuhan Inigo Perez itu menumbangkan Samsunspor, AEK Athens, dan Strasbourg di fase gugur.