Ilmuwan Oxford Kembangkan Vaksin Ebola Bundibugyo untuk Kongo
Rangkaian pengujian pada hewan harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum melangkah ke uji coba manusia. Proses pengujian terhadap hewan kini sedang berjalan di Oxford.
Juru bicara tim peneliti mengungkapkan bahwa indikator keberhasilan vaksin ini masih diliputi banyak ketidakpastian.
Namun, jika hasil pengujian memperlihatkan respons imun yang baik, kandidat ini akan menjadi pendorong kuat penanganan Ebola Bundibugyo.
Selain proyek Oxford, terdapat kandidat vaksin eksperimental lain untuk varian Bundibugyo yang juga sedang dikembangkan.
>>> BI Rate Naik 5,25 Persen, Industri Pembiayaan Tertekan hingga Akhir Tahun
Kesiapan uji coba versi lain tersebut diperkirakan baru berjalan enam hingga sembilan bulan mendatang.
Guna mempercepat proses distribusi saat efektivitasnya terbukti, Serum Institute of India dilaporkan siap melakukan produksi massal dalam skala besar.
Pihak Oxford nantinya bertanggung jawab menyuplai bahan medis standar sebagai modal awal manufaktur.
Profesor Lambe dari Oxford Vaccine Group menjelaskan bahwa koordinasi produksi dapat berjalan dinamis setelah material awal tersedia.
"Begitu kami memberikan bahan awal kepada mereka, proses produksi bisa berjalan cepat dan dalam skala besar," ujar Lambe.
Ia menambahkan, faktor kecepatan memegang peranan krusial karena adanya kekhawatiran global terhadap risiko penyebaran virus. "Orang-orang khawatir dengan wabah ini.
Biasanya kami harus bersiap menghadapi skenario terburuk. Mudah-mudahan pelacakan kontak dan karantina sudah cukup, tetapi kami tidak boleh lengah," katanya.
Karakteristik Virus dan Metode Ring Vaccination
Secara medis, virus Ebola memiliki enam spesies berbeda, namun hanya tiga varian yang tercatat mampu memicu wabah besar pada populasi manusia.
Spesies Bundibugyo termasuk kategori langka karena sebelumnya hanya pernah merebak dua kali, yakni di Uganda pada 2007 dan Republik Demokratik Kongo pada 2012.
Kandungan virus jenis ini tercatat hampir tidak pernah bersirkulasi kembali selama lebih dari satu dekade terakhir.
Saat ini, dunia kesehatan baru memiliki vaksin resmi untuk spesies Ebola Zaire yang lebih umum ditemukan, sedangkan untuk versi Bundibugyo belum ada yang terbukti efektif.
Berbeda dengan skema vaksinasi Covid-19 yang menyasar masyarakat luas, penanganan Ebola menerapkan metode ring vaccination. Mekanisme ini memfokuskan pemberian vaksin hanya pada kelompok dengan risiko penularan tinggi.
Target vaksinasi meliputi anggota keluarga pasien, kontak erat penderita, serta tenaga medis yang menangani pasien.
>>> Haier dan Electronic City Luncurkan Mesin Cuci Premium L+ Lewat Acara Bersepeda
Pendekatan ini dinilai lebih efisien mengingat virus Ebola menular lewat kontak langsung dengan cairan tubuh.
Update Terbaru
Argentina ke Semifinal Piala Dunia, Messi Buka Baju dan Senyum Lebar
Minggu / 12-07-2026, 12:52 WIB
5 Warna Keberuntungan Rumah Menurut Feng Shui Sesuai Arah Mata Angin, Bikin Hoki Mengalir
Minggu / 12-07-2026, 12:51 WIB
Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak
Minggu / 12-07-2026, 12:51 WIB
Viral Nyinyir Amanda Zahra, Dokter Kecantikan Ini Minta Maaf dengan Mata Sembab: Saya Menyesal!
Minggu / 12-07-2026, 12:32 WIB
Cara Mudah Dapat Saldo Dana Gratis Lewat 5 Aplikasi Game Terbaik 2026
Minggu / 12-07-2026, 12:31 WIB
Prancis dan Spanyol Berebut Tiket Final Piala Dunia 2026
Minggu / 12-07-2026, 12:21 WIB
Argentina Kalahkan Swiss 3-1, Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
Minggu / 12-07-2026, 12:21 WIB
Badai Dahsyat Padamkan Listrik Ribuan Warga di Arizona Selatan
Minggu / 12-07-2026, 12:21 WIB
Argentina Hadapi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Minggu / 12-07-2026, 12:21 WIB
Temon Agamanya Apa? Islam Atau Kristen? Inilah Biodata Simson Rarameha Ngadang Komedian Legendaris yang Meninggal Dunia
Minggu / 12-07-2026, 12:19 WIB
120 Menit di Kansas City! Argentina Susah Payah Gilas 10 Pemain Swiss 3-1, Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026
Minggu / 12-07-2026, 12:17 WIB
Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
Minggu / 12-07-2026, 12:17 WIB
Gempa Bongkar Keropos Revolusi Venezuela: Proyek Perumahan Chávez Runtuh
Minggu / 12-07-2026, 12:16 WIB
Throuple: Antara Cinta Bertiga dan Risiko Kecemburuan
Minggu / 12-07-2026, 12:16 WIB







