Gustavo Alvarez Pasrah Soal Masa Depan Usai San Lorenzo Gugur
Pelatih San Lorenzo Gustavo Alvarez menyatakan bahwa kelanjutan kariernya di kursi kepelatihan kini sepenuhnya berada di tangan manajemen klub.
Hal ini disampaikan setelah timnya dipastikan tersingkir dari ajang Copa Sudamericana pada Selasa, 26 Mei 2026.
>>> Kekalahan San Lorenzo Perpanjang Keterpurukan Klub Argentina di Copa Sudamericana
Klub asal Argentina tersebut gagal melaju ke babak berikutnya akibat menelan kekalahan tipis 0-1 dari Deportivo Recoleta. Pertandingan berlangsung di markas mereka sendiri, Stadion Nuevo Gasómetro, Bajo Flores.
Hasil minus ini memicu respons negatif dari para pendukung tuan rumah yang memadati stadion. San Lorenzo sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan posisi puncak klasemen grup.
Menanggapi kekecewaan mendalam dari para suporter, Alvarez menegaskan pentingnya bagi seluruh elemen tim untuk menghadapi situasi sulit ini secara bersama-sama.
"Jika kami menerima tepuk tangan, kami harus menerima celaan dengan cara yang sama," ujarnya.
Sang manajer menambahkan bahwa skuadnya tidak boleh bersembunyi dari kenyataan buruk tersebut. "Di saat-saat buruk, kita harus menunjukkan diri.
Saya selalu cepat pergi ke ruang ganti, tetapi jika tim kalah dan terjadi seperti hari ini, kita harus pergi bersama, dengan kepala tegak dan menerima celaan," kata Alvarez.
Alvarez secara terbuka mengakui performa buruk pasukannya selama mengarungi kompetisi antarklub Amerika Selatan tersebut musim ini. "Kami tidak lolos, Copa kami buruk.
>>> Kartu Basket Victor Wembanyama Terjual Rp82 Miliar, Pecahkan Rekor
Evolusi saja tidak cukup," ucapnya.
Meskipun terpukul atas hasil negatif di kandang, pelatih berusia 53 tahun itu tetap mencoba melihat ke depan. "Kekalahan adalah bagian dari perjalanan, dan betapapun menyakitkannya, kita harus bangkit.
Saya tidak menganggap hasil olahraga apa pun sebagai sesuatu yang final," tuturnya.
Mengenai spekulasi pemecatan yang mulai menerpanya, Alvarez menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kendali penuh atas keputusan manajemen.
"Keberlangsungan saya tidak tergantung pada kehendak saya, baik sekarang maupun tidak pernah. Kami harus terus maju hari demi hari," sebutnya.
Berdasarkan laporan media elgrafico. com.
ar, San Lorenzo dijadwalkan bakal menutup agenda kompetisi semester ini dengan menghadapi Deportivo Riestra.
>>> Michael Olise Picu Kontroversi Usai Abaikan Ronaldo dan Tak Tahu Pemain Terbaik Brasil
Pertandingan tersebut akan berlangsung dalam babak 32 besar Copa Argentina pada Minggu, 7 Juni 2026.
Update Terbaru
8 Cara Cepat dan Efektif Hasilkan Uang di SnackVideo Sepanjang 2026
Minggu / 12-07-2026, 07:16 WIB
Masataka Yoshida Bawa Red Sox Kalahkan Mets 6-2
Minggu / 12-07-2026, 07:14 WIB
Banjir Missouri Tewaskan Satu Orang, 350 Lebih Dievakuasi
Minggu / 12-07-2026, 07:14 WIB
Polisi Tangkap Pria 28 Tahun di South Yorkshire Terkait Pembunuhan Ann Widdecombe
Minggu / 12-07-2026, 07:14 WIB
Argentina Hadapi Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026
Minggu / 12-07-2026, 07:14 WIB
Ark Invest Kurangi Kepemilikan Saham Teknologi Besar, Alihkan ke Bioteknologi
Minggu / 12-07-2026, 07:11 WIB
Argentina Hadapi Swiss di Perempat Final Piala Dunia
Minggu / 12-07-2026, 07:11 WIB
Guggenheim Museum Disinfeksi Menara Pendingin Usai Deteksi Bakteri Legionnaires
Minggu / 12-07-2026, 07:11 WIB
Ramalan Zodiak 12 Juli: Cancer Jangan Gengsi, Leo Terlalu Berharap
Minggu / 12-07-2026, 07:06 WIB
Viral Pengantin di Jambi Sparing Tinju di Pelaminan, Ini Kisah di Baliknya
Minggu / 12-07-2026, 07:06 WIB
DPR Bentuk Panja Awasi Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Pengunduran Diri Tak Boleh Hambat Proses Hukum
Minggu / 12-07-2026, 07:00 WIB
emaqi Tambah Empat Manga Baru Termasuk Pierrot-Man dan Barefaced
Minggu / 12-07-2026, 06:59 WIB
emaqi Tambah 4 Manga Baru: Pierrot-Man, Barefaced, dan Lainnya
Minggu / 12-07-2026, 06:58 WIB
CrazyGames Rilis 7 Game Balap Mobil Terbaru Juli 2026, Bisa Dimainkan Gratis
Minggu / 12-07-2026, 06:58 WIB







