Manajemen San Antonio Spurs mengevaluasi komposisi keuangan dan kontrak sejumlah pemain pilar menjelang laga kelima Final Wilayah Barat NBA melawan Oklahoma City Thunder pada Rabu, 27 Mei 2026.

Langkah evaluasi menyeluruh terhadap ruang gaji ini dilakukan demi membangun kerangka tim yang kompetitif untuk jangka panjang di sekitar megabintang mereka, Victor Wembanyama.

>>> Michael Olise Picu Kontroversi Jelang Piala Dunia 2026

Saat ini, posisi kedudukan antara San Antonio Spurs dan Oklahoma City Thunder masih imbang dengan skor 2-2.

Pemenang seri ini akan melaju ke NBA Finals untuk menghadapi New York Knicks.

Fokus pada Champagnie dan Wembanyama

Salah satu fokus manajemen adalah penyerang Julian Champagnie.

Ia berpeluang mendapat perpanjangan kontrak empat tahun senilai 87 juta dolar AS jika Spurs melepas opsi tim sebesar 3 juta dolar AS.

Menurut pengamat NBA dari ESPN, Bobby Marks, Champagnie juga memenuhi syarat perpanjangan kontrak pada Juli jika opsi tersebut dijalankan.

Selain itu, pihak klub bersiap menyodorkan perpanjangan kontrak rookie terbesar dalam sejarah NBA untuk Victor Wembanyama. Kesepakatan dapat dimulai pada 6 Juli mendatang.

Bobby Marks menulis bahwa Spurs dapat menyetujui perpanjangan lima tahun senilai 251 juta dolar AS untuk Wembanyama.

Nilai kontrak berpotensi melonjak hingga 301 juta dolar AS jika sang pemain mampu menembus skuad All-NBA, meraih MVP, atau penghargaan Defensive Player of the Year pada musim depan.

Spekulasi Masa Depan De'Aaron Fox

Di sisi lain, muncul spekulasi mengenai masa depan point guard utama De'Aaron Fox.

>>> Neymar dan Rodrygo Hadiri Laga Santos di Vila Belmiro

Hal ini seiring dengan lonjakan performa pemain rookie Dylan Harper yang mengemas rata-rata 13,3 poin di babak pascamusim.