Peluncuran Ferrari Luce, mobil listrik pertama Ferrari, memicu kontroversi yang lebih besar dari yang diperkirakan.

Kritik bukan hanya soal powertrain listrik, melainkan terutama soal desainnya yang dianggap tidak seperti Ferrari pada umumnya.

>>> Volvo Dapat Izin Khusus AS untuk Hindari Larangan Mobil China

Mobil ini dibentuk dengan bantuan LoveFrom, studio yang dipimpin mantan desainer Apple Jony Ive.

Hal itu menjelaskan perbedaan besar antara Luce dan model Ferrari sebelumnya yang dibuat oleh tim Centro Stile pimpinan Flavio Manzoni.

Perbandingan dengan Model Lain

Sekilas, bagian depan Luce mengingatkan pada konsep Pininfarina Sintesi 2008. Namun, pandangan kedua membuat kemiripan dengan lampu depan Jeep Avenger sulit diabaikan.

Kemiripan itu menginspirasi rendering Jeep Luce dengan gril bercahaya tujuh slot dan cat Hawaii dari Compass baru.

Sementara itu, gril transparan Ferrari juga mirip dengan hidung Dodge Charger Daytona listrik.

>>> BYD dan Chopard Buat Denza Z9 GT Edisi Khusus, Terjual Rp12,7 Miliar di Prancis

Untuk Honda, Luce diberi emblem 'H' dan paket aero serat karbon ala Type R. Ironisnya, Ferrari Luce tidak terlihat seekstrem Honda 0 Sedan yang dibatalkan.

Sentuhan China dan Bonus Apple

Dengan koneksi Apple dan tampilan Luce yang lebih mirip produk teknologi, Xiaomi menjadi pilihan alami.

Rendering Xiaomi Luce menggunakan cat Lighting Yellow dan garis perak dari SU7 Ultra, ditambah sensor Lidar di atap.

Sebagai bonus, Luce juga diubah menjadi Apple iCar yang batal diproduksi.

>>> Hyundai Hadirkan Layanan Servis Mobil Keliling, Tak Perlu ke Dealer

Dengan logo Apple di hidung dan sirip samping, velg model cakram, serta warna Cosmic Orange dari iPhone terbaru, mobil ini seolah mewujudkan semangat proyek 'Project Titan' yang dihentikan pada Februari 2024.