Ferrari Luncurkan EV Pertama, Saham Anjlok 8,4%
Ferrari akhirnya meluncurkan mobil listrik pertamanya, Luce, pada pekan ini. Namun reaksi pasar justru sangat negatif.
Saham Ferrari ditutup turun 8,4% di bursa Milan dan 5,1% di New York. Ini menjadi salah satu reksi terburuk yang pernah terjadi setelah peluncuran model baru.
>>> BYD Dolphin G DM-I: Hatchback Plug-In Hybrid dengan Jarak Tempuh 1.000 Km
Analis menyebut penurunan ini dipicu aksi ambil untung investor dan kritik terhadap desain Luce. Banyak yang menilai Luce lebih mirip sedan premium daripada Ferrari sejati.
Desain Radikal Karya Jony Ive
Luce, yang berarti 'cahaya' dalam bahasa Italia, dirancang oleh Jony Ive dan studio LoveFrom, bukan oleh desainer utama Ferrari Flavio Manzoni.
Hasilnya adalah bentuk yang sangat berbeda dari model Ferrari sebelumnya.
Reaksi di media sosial berlangsung cepat dan keras. Beberapa kritikus membandingkannya dengan gabungan Honda Accord dan Tesla Model 3.
Yang lain kesulitan menemukan DNA Ferrari pada mobil ini.
Di balik bodinya, Luce dibekali empat motor listrik dengan total tenaga 1.035 hp. Akselerasi 0-100 km/jam hanya 2,5 detik dan kecepatan puncak 310 km/jam.
Luce juga menjadi Ferrari pertama yang memiliki lima kursi. Harganya diperkirakan mulai dari €520.000 atau sekitar $600.000 sebelum opsi tambahan.
>>> Honda Hentikan Produksi Ridgeline hingga 2028 Demi Penyegaran Besar
Kekhawatiran Investor
Salah satu analis menggambarkan pergerakan saham Ferrari sebagai 'reaksi paling tajam yang pernah kami lihat untuk desain mobil'.
Ia menambahkan bahwa pasar telah berbicara.
Investor memiliki kekhawatiran yang beralasan. Pengembangan dan produksi EV sangat mahal.
Dalam setahun terakhir, banyak merek besar mengubah rencana EV mereka karena kerugian finansial yang besar.
CEO Ferrari Benedetto Vigna mengatakan perusahaan ingin menghormati teknologi dan menciptakan pengalaman Ferrari yang berbeda. Ia berpendapat emosi lebih penting daripada suara mesin.
Namun filosofi itu muncul di saat yang tidak tepat.
Pesaing seperti Porsche dan Lamborghini telah mundur dari rencana EV agresif setelah melihat permintaan yang lebih lemah dari perkiraan.
>>> Perang Iran Berdampak ke Toyota, Produksi RAV4 Dipangkas
Hanya waktu yang akan membuktikan merek mana yang membuat keputusan tepat. Untuk saat ini, yang pasti adalah Luce tidak terlihat seperti mobil yang diharapkan investor.
Update Terbaru
Julian Alvarez Beri Sinyal Ingin Tinggalkan Atletico Madrid
Rabu / 27-05-2026, 16:20 WIB
PT Mobil Anak Bangsa Rakit Mobil Listrik Mikro Solarky Sun V Berpanel Surya
Rabu / 27-05-2026, 16:19 WIB
OPPO Luncurkan Enco Clip2 dan Watch X3 untuk Pasar Indonesia
Rabu / 27-05-2026, 16:19 WIB
Samsung Patenkan Dua Konsep HP Layar Gulung dan Sliding Terbaru
Rabu / 27-05-2026, 16:19 WIB
Perguruan Tinggi Dituntut Sesuaikan Metode Pembelajaran untuk 2030
Rabu / 27-05-2026, 16:19 WIB
Huawei Indonesia Salurkan 75 Hewan Qurban ke 15 Masjid
Rabu / 27-05-2026, 16:19 WIB
Bioskop Trans TV Tayangkan Baby Driver 25 Mei 2026
Rabu / 27-05-2026, 16:18 WIB
Ssharad Sharaan dan Viva Westi Sutradarai Film Suamiku Lukaku
Rabu / 27-05-2026, 16:18 WIB
Gernot Rohr Akui Gagal Rayu Michael Olise Perkuat Timnas Nigeria
Rabu / 27-05-2026, 16:18 WIB
Cara Klaim Kode Redeem FF ShopeePay Diamond Gratis April 2026
Rabu / 27-05-2026, 16:17 WIB
Santos Tundukkan Deportivo Cuenca Tiga Gol Tanpa Balas di Brasil
Rabu / 27-05-2026, 16:15 WIB
Joe Mazzulla Resmi Raih NBA Coach of the Year 2025-2026
Rabu / 27-05-2026, 16:15 WIB
60 Kata Romantis Sepak Bola dan Cinta untuk Pasangan Pencinta Bola
Rabu / 27-05-2026, 16:14 WIB
Kisah Nada Zahrah, Remaja 19 Tahun Bangun Kedai Rumahan demi Bantu Keluarga
Rabu / 27-05-2026, 16:14 WIB






