Video seorang trooper Arkansas yang diduga menabrak dua anak angsa telah memicu perdebatan tentang keselamatan lalu lintas, diskresi polisi, dan perlindungan hukum satwa liar.

Direktur Arkansas State Police (ASP), Mike Hagar, memberikan tanggapan publik yang justru memperluas isu ini. Ia tidak sekadar membela trooper, tetapi memberikan rincian yang menimbulkan pertanyaan baru.

>>> Voyah Passion S Siap Saingi Xiaomi YU7, Stellantis Bisa Bawa ke Eropa

Kronologi Kejadian

Menurut laporan lokal, saksi merekam keluarga angsa yang menyeberangi U. S.

Highway 67 antara Cabot dan Jacksonville.

Video menunjukkan kendaraan ASP bernomor A-75 menyalakan lampu darurat dan bergerak ke arah burung sebelum setidaknya satu anak angsa tertabrak.

Saksi kemudian menyebut anak angsa kedua tertabrak saat petugas berhenti dan mundur.

ASP kemudian memberikan rincian tambahan. Trooper dikirim sekitar pukul 09.30 setelah angsa terperangkap di Highway 57 dekat marka mil 15.

Pembatas di kedua sisi jalan membuat burung sulit keluar.

ASP mengatakan trooper berusaha membujuk angsa keluar dari jalan saat lalu lintas melambat dan berhenti, menciptakan potensi kecelakaan.

Dua anak angsa akhirnya mati.

Perbandingan dengan Kecelakaan 2017

Hagar juga merujuk pada kecelakaan fatal di Interstate 40 tahun 2017 dekat Mayflower, Arkansas, yang menewaskan tiga orang akibat gangguan lalu lintas.

Perbandingan ini menyoroti bahaya perlambatan mendadak di jalan raya.

Namun, saksi mengklaim peralatan darurat sudah diaktifkan dan lalu lintas sudah diatur saat angsa menyeberang.

Detail ini penting karena kendaraan darurat biasanya digunakan untuk memperingatkan pengemudi dan menciptakan kondisi aman.

Bagian lain dari pernyataan Hagar juga patut dicermati. Menurutnya, Arkansas Game and Fish tidak tersedia, dan seseorang menyarankan menembak burung tersebut.