Pemahaman tentang kecerdasan di era modern kini memiliki beragam sudut pandang. Publik diajak untuk melihat bahwa kemampuan intelektual tidak hanya terbatas pada pencapaian akademik.

Kecerdasan juga terefleksikan melalui kreativitas, seni, olahraga, kepemimpinan, komunikasi, kekuatan mental, hingga perjalanan hidup. Hal ini disampaikan dalam gelaran Mensa Indonesia Intelligence Day di Binus University, Bekasi.

>>> DC Studios Siap Rilis Supergirl di Bioskop Indonesia Juni Mendatang

Kecerdasan Multidimensional

Sebagai bagian dari Mensa Internasional, Mensa Indonesia terus menggaungkan bahwa kecerdasan adalah kemampuan multidimensional. Potensi ini dapat ditempa melalui berbagai pengalaman dan dinamika kehidupan.

Acara tersebut menghadirkan diskusi panel, sesi berbagi, dan kontemplasi publik dari praktisi berbagai sektor. Fokus utamanya adalah manifestasi kecerdasan yang beragam di masyarakat.

Chairman Mensa Indonesia, Satriadi Gunawan, menyatakan bahwa Indonesia penuh individu luar biasa dengan kecerdasan dalam berbagai bentuk.

Ada yang menonjol di pendidikan, psikologi, kreativitas, seni, olahraga, hingga kepemimpinan dan keberanian menghadapi tantangan hidup.

>>> KTM Solutions Tekankan Keseimbangan Bisnis dan Talenta di Manager Fest 2026

Sinergi dengan AI

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) turut mengubah lanskap definisi kemampuan berpikir.

Direktur Knowledge Center and Outreach Mensa Indonesia, Radita Sonix, menilai kecerdasan manusia justru semakin penting di era AI.

AI dipandang bukan sebagai ancaman, melainkan momentum untuk mengembangkan kualitas, karakter, dan potensi kecerdasan.

>>> APTISI dan SURGE Jalin Kerja Sama Digitalisasi 4.095 PTS di Indonesia

"Masa depan akan dimiliki oleh mereka yang mampu menggabungkan human potential dengan artificial capability secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab," tutup Radita Sonix.