Hubungan antara legenda Manchester United, Roy Keane, dan kapten tim saat ini, Bruno Fernandes, kembali memanas.

Roy Keane melontarkan sindiran baru melalui media sosial setelah Fernandes menuduhnya menyebarkan kebohongan terkait performa bertanding.

>>> BNI Siagakan Operasional Terbatas dan Layanan Digital Selama Libur Panjang

Perselisihan berawal saat Keane mengkritik sikap Fernandes pasca-kemenangan 3-2 atas Nottingham Forest. Mantan kapten Setan Merah itu menilai Fernandes terlalu fokus mengejar catatan assist pribadi.

“How can a player's mindset be talking about individual records?” ujar Keane dalam program The Overlap.

Keane bahkan mengibaratkan Fernandes seperti pertunjukan sirkus karena dianggap lebih memprioritaskan statistik individu.

Menanggapi tuduhan tersebut, Fernandes memberikan bantahan keras saat berbicara dalam podcast The Diary of a CEO. Ia menyatakan bahwa ucapannya telah dipelintir.

“What Roy Keane said is a lie. Good thing everything is recorded,” kata Fernandes.

Fernandes mengklarifikasi bahwa pernyataan aslinya membahas momen ketika ia seharusnya mengoper bola daripada melepaskan tembakan. Menurutnya, komentar tersebut sengaja disalahartikan.

“I can take criticism. But I don't like it when words I never said are put in my mouth,” tegasnya.

>>> Balinale 2026 Hadirkan Enam Film Hongkong Berbagai Genre di Bali

Tidak lama setelah pernyataan Fernandes menjadi viral, Roy Keane kembali bereaksi dengan mengunggah gambar seekor keledai di atas panggung yang membelakangi dua ekor singa di Instagram.

“Too much attention makes a donkey think he's a lion,” tulis Keane dalam unggahan tersebut.

Banyak penggemar sepak bola mengartikan unggahan itu sebagai sindiran langsung kepada Fernandes.

Ketegangan ini mencuat di tengah performa impresif Fernandes bersama Manchester United musim ini. Pemain Timnas Portugal itu baru saja memecahkan rekor assist sepanjang masa di Premier League.

Kontribusinya membawa Manchester United finis di peringkat ketiga klasemen akhir dan mengamankan tiket lolos ke Liga Champions.

Meski terlibat konflik terbuka, Fernandes mengaku tidak memiliki dendam personal.

>>> Indonesia Catat 1,4 Juta Pasien Lupus dengan Tingkat Kematian Tinggi

Dalam wawancara yang sama, ia mengungkapkan sempat meminta nomor telepon Keane kepada mantan manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer, agar bisa menyelesaikan kesalahpahaman secara langsung.