Pasien dapat mengalami kelelahan ekstrem, nyeri sendi, ruam kulit, hingga keterlibatan organ seperti ginjal dan sistem saraf.

Gejala dapat muncul secara bertahap maupun tiba-tiba, sehingga sering memperpanjang proses diagnosis.

Pernyataan itu disampaikan dalam diskusi publik memperingati Hari Lupus Sedunia dengan tema "From Burden to Living Well" yang digagas AstraZeneca pada 26 Mei 2026.

Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, Esra Erkomay, menyatakan komitmen perusahaan mendorong kemajuan layanan kesehatan bagi pengidap penyakit kronis dan kompleks.

Peningkatan pemahaman publik menjadi poin krusial untuk penanganan SLE yang tepat waktu.

>>> Ferrari Luncurkan Mobil Listrik Perdana Luce dengan Desain Ikonis Apple

"Melalui kolaborasi lintas sektor, kami berharap dapat mendukung pemahaman penyakit yang lebih baik, diagnosis lebih dini, serta penanganan lebih tepat, sehingga semakin banyak penyandang SLE di Indonesia dapat mencapai kualitas hidup yang lebih baik," kata Esra Erkomay.