Film Vaterland or A Bule Named Yanto Raih Penghargaan di Cannes 2026
Film pendek hasil koproduksi Indonesia dan Jerman berjudul VATERLAND or A Bule Named Yanto berhasil meraih penghargaan di Cannes Critics' Week 2026.
Karya yang disutradarai oleh Berthold Wahjudi ini memenangkan CANAL+ Award. Penghargaan tersebut diberikan oleh jaringan televisi dan platform distribusi asal Prancis.
>>> Samsung Solve for Tomorrow 2026 Segera Tutup Pendaftaran, Ini Kisah Sukses Alumni
Film ini menjadi satu dari hanya dua film pendek yang mendapatkan penghargaan dalam program kompetisi tahun ini.
Proyek ini merupakan kolaborasi antara Aftersun Creative dari Indonesia dan Madfilm asal Jerman. Proses produksinya melibatkan mayoritas kru lokal.
Latar utama film ini berada di Yogyakarta. Cerita berfokus pada sudut pandang masyarakat setempat.
Produser perwakilan Indonesia, Annisa Adjam, mengatakan pencapaian ini memberikan pengalaman berharga bagi tim. Ia menyebut respons positif dari penonton Cannes sangat berarti.
Annisa berharap penghargaan ini membuka akses lebih luas untuk penayangan film ke depannya.
>>> Sule Bantah Pernah Lempar Skrip ke Kru TV, Ungkap Fakta Tahun Bergabung
Ia ingin Yanto bisa terus berpetualang ke berbagai ruang menonton, khususnya di Indonesia dan negara lain.
Kehadiran Annisa Adjam dan Bagus Suitrawan di Cannes Film Festival menjadi langkah strategis. Hal ini bertujuan memperkuat jaringan global bagi ekosistem film independen Indonesia.
VATERLAND or A Bule Named Yanto sebelumnya telah melakukan penayangan perdana di Cannes Film Festival 2026.
Film ini berkompetisi dalam program La Semaine de la Critique pada 19 Mei 2026.
Secara garis besar, film ini menyoroti kisah hidup Yanto, seorang pemuda berdarah campuran Jerman-Indonesia. Ia melakukan perjalanan ke Indonesia untuk menemui adik perempuannya.
>>> Paus Leo XIV Serukan Regulasi Ketat AI dalam Ensiklik Pertamanya
Momen pertemuan tersebut berkembang menjadi perenungan batin. Kisahnya berfokus pada pencarian identitas diri, arti kepemilikan, dan rasa asing akibat benturan dua budaya.
Update Terbaru
Pria Idaho Selamat dari Gigitan Ular Berbisa setelah Menerima 54 Dosis Antivenom
Jumat / 10-07-2026, 17:59 WIB
Mobil Tabrak Kantor Pos di San Antonio, Layanan Dialihkan
Jumat / 10-07-2026, 17:57 WIB
Huey Lewis: Kehilangan Pendengaran Total Akibat Penyakit Ménière
Jumat / 10-07-2026, 17:57 WIB
Gugatan Class Action: Costco Didakwa Jual Protein Powder Mengandung Logam Berat
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
Ann Widdecombe, Mantan Menteri Konservatif, Meninggal di Usia 78
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
Muchova dan Noskova Bersaing di Final Wimbledon All-Czech
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
IHSG Naik Tipis ke 5.924 Akhiri Pekan Ini
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
Kejati DIY Data Seluruh SPPG di Yogyakarta atas Permintaan Pidsus Kejagung
Jumat / 10-07-2026, 17:56 WIB
US Navy Hentikan Pengecualian Cukur Permanen, Personel dengan Kondisi Kulit Kronis Diancam Dipisahkan
Jumat / 10-07-2026, 17:54 WIB
Studi Ungkap Terapi Obesitas Pangkas Berat Badan Hampir 28 Persen
Jumat / 10-07-2026, 17:54 WIB
Ilmuwan Ciptakan Kecoa Cyborg yang Bisa Menyelam Selama 3 Jam
Jumat / 10-07-2026, 17:54 WIB
IU dan Lee Jong Suk Dikonfirmasi Putus, Ini Perjalanan Cinta Mereka
Jumat / 10-07-2026, 17:50 WIB
Pendiri id Software Sesali Dukungannya pada Microsoft Setelah PHK Massal
Jumat / 10-07-2026, 17:49 WIB
Revosim Gear Shifter dan Handbrake: Awal yang Baik untuk Ekosistem Sim Racing, Tapi Harga Mulai Membengkak
Jumat / 10-07-2026, 17:49 WIB







