Siswa juga berkesempatan meraih predikat "Istimewa" dengan syarat memperoleh nilai minimal 95 pada tiap mata pelajaran yang diujikan.

Melalui pengelompokan ini, siswa dapat memetakan kompetensi akademik yang telah dikuasai maupun materi yang masih perlu perbaikan.

Fungsi SHKTA

Kemendikdasmen menegaskan bahwa perolehan skor TKA tidak dicantumkan pada lembar ijazah kelulusan.

Sebagai gantinya, lembar SHKTA diterbitkan secara resmi oleh pihak sekolah untuk dibagikan kepada seluruh peserta ujian.

Surat keterangan tersebut mendokumentasikan skor angka serta kategori capaian nyata siswa selama periode pembelajaran.

SHKTA dapat dipergunakan sebagai dokumen persyaratan seleksi masuk sekolah lewat jalur prestasi pada jenjang pendidikan berikutnya.

Pelaksanaan TKA yang selesai pada April lalu menguji dua mata pelajaran pokok, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia.

>>> Aldi Taher Siap Ramaikan BeautyFest Asia 2026 dengan Gaya Spontan

Hasil akhir tes ini difungsikan sebagai instrumen pemetaan mutu pembelajaran sekaligus pendukung seleksi masuk sekolah.