Perkembangan ini diharapkan meredakan eskalasi konflik di Timur Tengah secara signifikan.

Di sisi lain, situasi di lapangan masih dinamis. Amerika Serikat sempat melancarkan serangan pertahanan diri di Iran selatan yang menyasar peluncur rudal dan kapal ranjau.

Laporan ledakan juga terdengar di Bandar Abbas pada Selasa (26/5/2026).

Negosiasi berjalan di bawah bayang-bayang isu keamanan internal Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei dilaporkan bersembunyi di lokasi rahasia dan hanya berkomunikasi via kurir.

Sebelumnya, utusan khusus Trump, Steve Witkoff, mengeklaim Iran memiliki 460 kilogram uranium yang diperkaya hingga 60 persen.

Jumlah tersebut dinilai cukup untuk membuat 11 bom nuklir.

Meskipun kemajuan signifikan telah dicapai, Trump sebelumnya menegaskan tidak ingin terburu-buru menandatangani kesepakatan.

>>> Kurs Rupiah 26 Mei 2026 Melemah Tipis ke Rp17.749 per Dolar AS

Pihak pasar sempat meragukan realisasi pembukaan kembali Selat Hormuz akibat tantangan logistik dan teknis.