Komite Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman teguran keras kepada lima pemain Persija Jakarta dan Persib Bandung. Keputusan ini diumumkan pada 10 Mei 2026.

Sanksi diberikan setelah penyelidikan terkait laga kedua tim pada pekan ke-32 Super League 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

>>> SC Paderborn Pastikan Promosi ke Bundesliga Usai Kalahkan Wolfsburg

Dua pemain dari kubu Persib yang menerima sanksi adalah Marc Klok dan Beckham Putra.

Sementara itu, tiga pemain dari Persija yang dihukum meliputi Carlos Eduardo, Rizky Ridho, serta Witan Sulaeman.

Hukuman terhadap Marc Klok bermula dari laporan suporter Persija, The Jakmania, sebelum pertandingan dimulai. Gelandang Persib tersebut dinilai mengajak pendukung timnya untuk datang ke Samarinda.

>>> Bohemians vs Shamrock Rovers: Derbi Dublin Terakhir di Dalymount Park

Padahal laga itu telah ditetapkan tanpa kehadiran suporter tim tamu.

Di sisi lain, Beckham Putra menerima teguran keras akibat melakukan selebrasi berlebihan setelah Persib memastikan kemenangan dengan skor 2-1 atas Persija.

Tindakan tersebut memicu kontroversi dan memancing reaksi dari Carlos Eduardo, Rizky Ridho, dan Witan Sulaeman di lapangan.

>>> Ramon Pascal Lundqvist Kembali Bermain untuk IFK Goteborg

Selain memberikan sanksi perorangan kepada para pemain, Komdis PSSI juga menghukum tim Persib Bandung. Klub berjuluk Pangeran Biru tersebut dinilai telah melakukan perusakan fasilitas di Stadion Segiri.