Rencana perayaan gelar juara Liga 1 Persib Bandung mengalami perubahan. Para pemain memutuskan batal menghadiri acara syukuran yang sedianya digelar di kediaman manajer Umuh Muchtar.

Keputusan itu diambil karena kondisi psikologis skuad Maung Bandung yang belum stabil. Mereka masih dibayangi trauma mendalam pascainsiden konvoi perayaan juara di Bandung beberapa hari sebelumnya.

>>> John Herdman Panggil 44 Pemain untuk Garuda Championship Series

Alasan Pembatalan

Umuh Muchtar menjelaskan bahwa agenda awal sebenarnya sederhana, yakni makan bersama di rumahnya sebelum bertolak ke lapangan.

Namun, rencana tersebut dibatalkan demi menghormati kondisi mental dan fisik para pemain.

Menurut pengamatan sang manajer, dampak kerumunan massa saat konvoi menyisakan trauma bagi sebagian besar skuad. Umuh memilih tidak memaksakan kehadiran mereka demi kebaikan bersama.

Insiden Luka Fisik dan Kehilangan Barang

Konvoi yang tidak terkendali memicu sejumlah insiden merugikan. Beberapa pemain dilaporkan mengalami luka fisik akibat berdesakan, sementara yang lain kehilangan barang berharga seperti ponsel.

"Ada yang kehilangan hp, ada yang banyak luka.

>>> Jadwal Siaran Langsung Bola Hari Ini: Liga Italia hingga ASEAN Club Championship

Saya lihat sendiri, ada yang di jengkol begini, ada ibu-ibu atau perempuan yang memegang-megang sampai berdarah, ada yang kena cakaran-cakaran.

Nah ini yang salah," ujar Umuh.

Umuh menegaskan bahwa manajemen memahami antusiasme pendukung. Namun, faktor keamanan yang tidak kondusif membuat pemain merasa tidak aman.

"Jadi mereka ketakutan. Padahal sepertinya di sini bisa aman, tapi saya ikuti saja apa yang terbaik buat mereka.

>>> Luis de la Fuente Panggil Delapan Pemain Barcelona ke Skuad Piala Dunia

Jadi setelah makan mereka kembali, tidak bisa mengikuti ke sini karena trauma dengan kejadian kemarin," kata Umuh.