Penyedia solusi ERP dan HR terintegrasi di Asia Pasifik, HashMicro, resmi menghadirkan Enrich.

Perangkat lunak HR berbasis AI ini dirancang untuk mengubah metode perusahaan dalam membangun serta mengelola tenaga kerja.

>>> Korlantas Polri Resmi Luncurkan SIM Digital, Ini Cara Kerjanya

Enrich hadir melampaui software konvensional yang umumnya hanya berfokus pada administrasi seperti payroll, absensi, dan pencatatan cuti karyawan.

Sistem ini mengusung pendekatan AI Workforce Intelligence System untuk membantu organisasi mengambil keputusan secara lebih strategis.

Peluncuran inovasi ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem AI-native HashMicro melalui platform HMX.

Kehadiran teknologi tersebut memposisikan kecerdasan buatan sebagai lapisan intelligence terintegrasi yang menghubungkan seluruh proses data operasional perusahaan.

Organisasi modern saat ini tidak lagi sekadar membutuhkan sistem otomatisasi administrasi biasa.

Perusahaan memerlukan sistem yang mampu mendeteksi cara kerja, perkembangan, serta kontribusi nyata dari setiap karyawan terhadap bisnis.

Berdasarkan data Gartner HR Leaders Survey 2024, lebih dari 70% pemimpin HR mengakui adanya peningkatan kompleksitas peran mereka dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, Deloitte Global Human Capital Trends 2024 menekankan pentingnya fungsi HR beralih menjadi mitra strategis perusahaan.

Kondisi di lapangan menunjukkan banyak sistem HR masih terfragmentasi dalam modul terpisah.

Data penting seperti rekrutmen, performa, penggajian, hingga pelatihan karyawan tidak saling terhubung sehingga perusahaan kekurangan konteks dalam membaca data.

Fitur Operasional dan Analisis Cerdas

Sistem Enrich mengintegrasikan seluruh siklus manajemen talenta ke dalam satu platform.

Pada fungsi operasional, perangkat lunak ini mengotomatiskan kalkulasi payroll, pemotongan pajak, tunjangan, serta pemenuhan kepatuhan hukum ketenagakerjaan secara akurat.

>>> Wamenkomdigi: Dominasi Algoritma Media Sosial Adalah Penjajahan Modern