Penyerang Ajax Amsterdam, Wout Weghorst, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan manajemen klub. Ia juga mengisyaratkan akan segera meninggalkan Ajax.

Pernyataan itu disampaikan setelah Ajax mengalahkan FC Utrecht melalui adu penalti di final play-off Eredivisie pada Minggu, 24 Mei 2026.

>>> Pedro Rodriguez Akui Gagal Bujuk David De Gea ke Lazio

Kemenangan tersebut memastikan Ajax lolos ke babak kualifikasi Liga Konferensi.

Weghorst: Musim Ini Tidak Ideal

Weghorst mengaku memiliki perasaan campur aduk meninjau periode terakhirnya di Ajax. Target membawa klub ke kompetisi Eropa tercapai, namun prosesnya dinilai tidak ideal.

"Pada akhirnya, tujuan tercapai dengan membawa Ajax ke kompetisi Eropa. Namun, jelas bahwa musim ini tidak berjalan sebagaimana mestinya," kata Weghorst.

Mantan pemain Burnley itu berharap situasi ini menjadi bahan evaluasi bagi manajemen klub. Ia menekankan pentingnya fokus pada jangka panjang dan struktur yang stabil.

"Saya pikir sangat penting untuk fokus pada klub, pada jangka panjang, pada struktur, pada ketenangan. Terkadang bertindak dalam jangka pendek berbahaya bagi kelangsungan klub," ujarnya.

Weghorst menilai perubahan yang terlalu cepat membuat pondasi klub runtuh. Norma, nilai, dan standar menjadi kabur akibat ketidakstabilan dan intervensi yang terburu-buru.

Isyarat Hengkang

Saat ditanya apakah laga final play-off menjadi penampilan terakhirnya, Weghorst tersenyum lebar. "Ya, saya rasa begitu," jawabnya.

Ia mengakui masa depannya di Amsterdam penuh spekulasi. Manajemen belum memberikan kepastian mengenai perombakan skuad untuk musim depan.

"Pihak manajemen klub masih sangat terbuka soal ini. Saat ini ada ketidakpastian di banyak posisi, jadi wajar kalau saya juga mulai memikirkan masa depan.

Apakah ini akhir karier saya di Ajax? Saat ini belum ada hal konkret yang mengarah ke Amsterdam.