Napoli berhasil mengalahkan Udinese dengan skor 1-0 pada pertandingan terakhir Serie A di Stadion Diego Armando Maradona, Minggu (24/5/2026).

Gol tunggal kemenangan Partenopei dicetak oleh Rasmus Hojlund pada menit ke-24. Ia memanfaatkan umpan terobosan dari Kevin De Bruyne.

>>> LaLiga Hypermotion Pekan ke-41: Perebutan Tiket Promosi dan Degradasi

Hasil ini mengukuhkan posisi Napoli untuk mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions serta membuka peluang finis di peringkat kedua klasemen akhir musim.

Perlawanan Udinese dan Kartu Merah

Udinese memberikan perlawanan ketat melalui peluang dari Karlstrom. Namun, perjuangan mereka semakin berat setelah Christian Kabasele menerima kartu merah pada menit ke-64 akibat pelanggaran keras.

Wasit Zanotti mengambil keputusan setelah meninjau asisten wasit video. Ia menyatakan bahwa pemain nomor 27 Udinese melakukan tindakan kekerasan sehingga dikeluarkan.

Laga Perpisahan Antonio Conte

Pertandingan ini diprediksi menjadi laga perpisahan bagi pelatih Napoli, Antonio Conte. Selama dua tahun, ia telah mempersembahkan trofi Scudetto dan Supercoppa.

Sebelum pertandingan, Conte menyampaikan pernyataan emosional. Ia menekankan pentingnya meraih hasil maksimal pada laga penutup musim.

>>> Igor Thiago Resmi Masuk Skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026

"Emosinya selalu sama seperti sebelum pertandingan: saya ingin berusaha meraih hasil dan itu yang terpenting. Ini adalah musim di mana hal-hal penting telah dilakukan, atau mungkin terlalu diremehkan.

Tidak apa-apa, para pemain harus menyelesaikan dengan cara terbaik," kata Conte.

Ia juga menambahkan pandangannya mengenai tekanan luar biasa di Napoli. "Anda harus berada di sini untuk memahami apa itu Napoli dan apa artinya bagi masyarakat.

Ini adalah lingkungan di mana semuanya dimaksimalkan, Anda harus mengelolanya dan terkadang menjadi lebih sulit daripada di tempat lain.

Menang di sini memberikan kepuasan besar," ujarnya.

>>> FCSB vs Botoșani di Semifinal Baraj Conference League

Rekor Musim Terbaik Udinese

Kekalahan tipis ini menahan Udinese yang tetap mengakhiri musim dengan capaian 50 poin. Angka tersebut menjadi rekor musim terbaik mereka dalam 13 tahun terakhir.