Demo game buatan developer Indonesia berjudul 1998: The Toll Keeper Story dapat dimainkan di PlayStation 5 (PS5) dalam pameran game indie Bitsummit di Jepang.

Kesempatan mencoba demo permainan ini tersedia di area pameran PlayStation di Miyako Messe pada 22-24 Mei 2026.

>>> Marvel Studios Rombak Pemeran Anak Frank Castle di The Punisher: One Last Kill

Proses Seleksi Ketat

Kehadiran demo ini menjadi indikasi kuat bahwa game tersebut akan segera meluncur secara resmi di konsol PS5.

Pihak pengembang menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari proses seleksi yang panjang demi menembus salah satu ajang pameran industri kreatif paling bergengsi.

"Sebuah penantian sangat panjang bagi GameChanger Studio untuk bisa menunjukkan gim buatannya di event bergengsi ini dan di area PlayStation!"

kata Riris Marpaung, CEO GameChanger Studio.

"Dukungan ini adalah sebuah kepercayaan dan aksi nyata dari PlayStation terhadap studio indie ataupun produk gim yang memiliki rekam jejak dan kualitas yang bukan main-main," tambahnya.

Proses untuk mengamankan slot di area PlayStation melibatkan pemenuhan berbagai kriteria yang ketat dan kompleks.

Penyelenggara meloloskan game ini salah satunya karena keberanian mengangkat tema sensitif mengenai krisis moneter dan sejarah kelam domestik.

Misi Edukasi dan Narasi Personal

Melalui karya ini, GameChanger Studio berupaya mendorong para kreator lokal lain untuk berani mengeksplorasi narasi sejarah Indonesia.

>>> Tiket Konser Westlife di Jakarta Ludes Terjual di Hari Pertama

Proyek ini juga mengemban misi edukasi guna menggeser sudut pandang negatif masyarakat terhadap medium video game.

Produksi game simulasi naratif ini merekam memori kolektif yang sangat personal bagi tim pengembang.