Samsung Galaxy A37 5G Punya Layar dan Software Kuat, Tapi Tenaga Gaming Belum Maksimal

Samsung Galaxy A37 5G datang sebagai pilihan ponsel kelas menengah yang mengandalkan kenyamanan pemakaian jangka panjang. Dari sisi layar, software, sampai ketahanan bodi, perangkat ini masih punya daya tarik kuat di kelas harga Rp 6 jutaan.

Panel AMOLED 120Hz yang dipakai terasa tajam dan responsif untuk aktivitas harian. Navigasi aplikasi, scrolling media sosial, hingga streaming video berjalan mulus tanpa kendala berarti.

Samsung juga membekali perangkat ini dengan sertifikasi IP68 dan perlindungan Gorilla Glass Victus+, sesuatu yang masih cukup jarang ditemui di segmen menengah.

Dukungan update software hingga enam tahun ikut jadi nilai jual utama. Bagi pengguna yang ingin memakai ponsel dalam waktu lama tanpa cepat tertinggal sistem operasi, Galaxy A37 5G masih cukup menjanjikan.

>>> Lirik Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng yang Kini Viral di TikTok Lengkap dengan Cord Gitarnya

Performa Jadi Titik yang Banyak Dipertanyakan

Di balik kelebihannya, performa Galaxy A37 5G justru memunculkan cukup banyak catatan. Samsung memakai chipset Exynos 1480 yang sebenarnya masih nyaman untuk penggunaan sehari-hari.

Aplikasi ringan seperti browsing, multitasking standar, sampai media sosial masih bisa dijalankan tanpa masalah berarti.

Namun situasinya berubah ketika ponsel dipakai menjalankan game berat dengan pengaturan grafis tinggi. Dalam beberapa kondisi, mulai muncul frame drop dan micro-stutter yang cukup terasa.

Hal itu membuat Galaxy A37 5G terlihat kurang agresif bila dibandingkan rival di rentang harga serupa yang sudah memakai chipset dengan performa gaming lebih kencang.

Paket Penjualan dan Fitur Tambahan Mulai Dipangkas