PT Sun Life Financial Indonesia menggelar Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 di SMA 21 Jakarta pada Minggu (24/5/2026).

Acara ini menandai perjalanan 31 tahun perusahaan dalam mendampingi keluarga Indonesia.

>>> Sirkuit Mugello Bersiap Gelar Balapan MotoGP Italia 2026 Pekan Depan

Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo, mengatakan festival ini merupakan kelanjutan komitmen jangka panjang melalui program Hoops + Health.

Program ini memanfaatkan basket untuk mendorong gaya hidup aktif dan positif bagi generasi muda.

Panitia mengombinasikan berbagai aktivitas seperti olahraga, kesehatan, hiburan, dan edukasi finansial.

Rangkaian kegiatan meliputi 3x3 Basket Challenge, 5x5 Basket Turnamen antar-sekolah, Coaching Clinic, Basketball Fun Games bersama Rico Lubis and friends, bazaar, edukasi finansial, dan employee volunteering.

Sebagai bagian dari agenda tahunan, Sun Life merenovasi lapangan basket di lima SMA di Jakarta.

Langkah ini bertujuan memperluas akses fasilitas olahraga yang aman dan nyaman bagi siswa dan komunitas sekolah.

>>> Thomas Tuchel Panggil Ethan Nwaneri ke Kamp Timnas Inggris

"Selama 31 tahun hadir di Indonesia, Sun Life percaya bahwa hidup sehat dan kemapanan finansial saling berkaitan.

Melalui festival ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk berkembang aktif, sehat, dan percaya diri," ujar Albertus.

Program Hoops + Health pertama kali diluncurkan di Indonesia pada 2023 berkolaborasi dengan gerakan regional Sun Life dan Beyond Sport di Asia.

Program ini telah merevitalisasi lapangan basket di Depok pada 2024 dan mendonasikan perlengkapan olahraga ke lebih dari 30 sekolah pada 2025.

Perwakilan Beyond Sport, Fred Fikouhi-Turner, menyatakan bahwa basket memiliki kekuatan menyatukan komunitas dan menciptakan dampak sosial positif.

"Kami bangga melihat Hoops + Health terus berkembang menjadi gerakan yang memberikan akses lebih luas terhadap olahraga dan gaya hidup sehat," katanya.

>>> Timnas RD Kongo Wajib Isolasi 21 Hari Jelang Piala Dunia 2026

Pendekatan holistik ini menyasar aspek fisik dan literasi keuangan bagi pelajar SMA, orang tua, dan guru. Festival dibuka gratis dan dapat diakses masyarakat umum.