Presenter Ruben Onsu memberikan dukungan penuh terhadap kabar kedekatan pedangdut Ayu Ting Ting dengan politikus muda asal Padang, Muhammad Kevin Gusnadi.

Hal itu disampaikan Ruben saat ditemui di Harapan Indah, Bekasi, pada Sabtu (23/5/2025).

>>> Jadwal MPL S17 Pekan 5 Hari Pertama 24 April 2026: EVOS vs ONIC

"Kalau aku support banget. Apa pun yang dilakukan Ayu, menurut dia happy, ya oke," kata Ruben.

Namun, Ruben mengaku Ayu belum bercerita secara personal mengenai hubungan tersebut.

"Tandanya masih belum terlalu jauh," ujarnya.

Hubungan Masih Sekadar Pertemanan

Menurut Ruben, Ayu biasanya akan lebih terbuka jika hubungannya sudah serius.

"Tapi kalau sekarang ya dia memang masih berteman saja. Kan setiap orang masih boleh berteman sama siapa pun," jelasnya.

Ruben juga langsung mengonfirmasi kabar tersebut kepada Ayu saat mulai viral di media sosial.

"Dia bilang, 'Gak, gue masih jalan saja sih, masih berteman.' Saya juga pesan untuk tidak terlalu terburu-buru dan kenali lebih jauh lagi," bebernya.

Bagi Ruben, faktor terpenting adalah kebahagiaan Ayu.

"Dan kuncinya adalah 'Lu happy nggak? Lu happy ya lu jalanin.

Lu bahagia ya lu jalanin'. Tapi kalau ada kata 'tapi'-nya, jangan," ungkapnya.

>>> Westlife Jual Habis Tiket Konser 25 Tahun di Stadion GBK

Ruben melihat belum ada perubahan sikap signifikan dari Ayu seperti orang yang sedang jatuh cinta.

"Sejujurnya biasa saja. Tidak ada perubahan yang kalau orang lagi jatuh cinta gitu ya, nggak ada.

Jadi saya bilang dia masih normal saja, masih berteman dan masih penjajakan," katanya.

Kegagalan hubungan di masa lalu membuat Ayu kini lebih berhati-hati.

"Kayaknya sekarang dia maunya kenal lebih jauh dulu baru jadian. Karena lebih berhati-hati," tutur Ruben.

Ayu juga disebut memiliki kriteria khusus untuk calon pasangan, terutama yang mendukung kariernya.

"Dia kepengin yang serius dan dapat pasangan yang bisa mendukung kariernya, bukan yang nyuruh dia berhenti berkarya," jelas Ruben.

Mengenai tanggapan warganet, Ruben memilih santai karena itu konsekuensi sebagai publik figur.

"Kalau komentar baik ya Alhamdulillah. Komentar buruk ya tinggal tunggu giliran doang.

>>> Developer Uji Perbandingan Unity dan Godot Melalui Pembuatan Game Horor

Lagi dipuji ya dipuji, nanti ada waktunya dikatain," pungkasnya.