Pendorong Super Heavy kemudian jatuh ke perairan Teluk Meksiko sebagai langkah pendaratan lunak untuk menghindari kerusakan landasan baru.

Starship membawa 22 muatan dalam misi ini, termasuk dua satelit Starlink dengan sensor kamera untuk memeriksa ubin pelindung panas roket.

Setelah 50 menit di luar angkasa, Ship 39 melakukan simulasi manuver pendaratan dengan dua mesin sebelum akhirnya terbalik dan meledak di lautan.

Misi ini penting bagi NASA yang mengandalkan Starship sebagai kendaraan pendarat bulan berawak untuk program Artemis 3 pada pertengahan hingga akhir tahun 2027.

Kepala NASA, Jared Isaacman, memberikan ucapan selamat langsung dari lokasi pengujian.

"Selamat tim SpaceX dan Elon Musk atas peluncuran V3 Starship yang luar biasa," tulis Isaacman. Ia menilai keberhasilan ini sebagai langkah positif menuju pendaratan di planet lain.

>>> Juicy Luicy Jadi Penutup Jogja Financial Festival 2026 Day 2

"Satu langkah lebih dekat ke Bulan... satu langkah lebih dekat ke Mars," pungkasnya.