Mozilla mengumumkan Project Nova sebagai pembaruan besar untuk peramban Firefox. Pembaruan ini dijadwalkan meluncur pada akhir tahun 2026.

Project Nova membawa transformasi menyeluruh yang memadukan estetika minimalis, fleksibilitas antarmuka, dan peningkatan teknis signifikan.

>>> Waymo Hentikan Sementara Robotaxi di Empat Kota AS Akibat Cuaca Buruk

Langkah ini menjadi strategi berbeda di tengah persaingan dengan platform berbasis Chromium seperti Chrome, Edge, Brave, dan Vivaldi.

Kembalinya Compact Mode

Salah satu perubahan utama adalah kembalinya opsi tampilan ringkas atau Compact Mode. Opsi ini dihadirkan kembali setelah Mozilla menerima keluhan konsisten dari komunitas selama lima tahun terakhir.

Banyak pengguna dengan layar kecil merasa antarmuka sebelumnya terlalu boros ruang.

Melalui Project Nova, Compact Mode akan memperkecil tinggi bilah alamat, mengurangi jarak antar-elemen UI, serta menyederhanakan ikon dan label.

Tampilan yang lebih ringkas memberikan ruang vertikal lebih luas untuk konten web. Pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini melalui menu pengaturan.

Peningkatan Kecepatan Pemuatan Halaman

Project Nova juga menyentuh optimasi mendalam pada mesin rendering dan manajemen memori.

Pembaruan teknis ini diklaim mampu meningkatkan kecepatan pemuatan halaman kunci hingga 9 persen dibandingkan versi Firefox saat ini.

Akselerasi performa akan terasa saat membuka situs berat seperti YouTube, Twitter/X, atau Google Docs.

Kecepatan ini juga menguntungkan aktivitas berpindah tab secara cepat dan penggunaan ekstensi berat seperti uBlock Origin atau Dark Reader.

Peningkatan performa dicapai melalui penerapan lazy loading UI components, optimasi cache internal, dan penyesuaian prioritas jaringan untuk mendahulukan konten utama.

Desain Bersih yang Fleksibel

Antarmuka baru mengadopsi prinsip content first dengan dominasi warna netral, tipografi ringan, animasi transisi halus, dan ikon minimalis.