Waymo, anak perusahaan otonom Alphabet Inc., menghentikan sementara operasional taksi tanpa sopir atau robotaxi di empat kota di Amerika Serikat.

Kota-kota tersebut meliputi Atlanta, Dallas, Houston, dan San Antonio.

>>> Happy Asmara Goyang Panggung Jogja Financial Festival dengan 'Ngopi Maszeh'

Penangguhan ini disebabkan oleh cuaca buruk berupa hujan deras dan banjir yang menyulitkan navigasi kendaraan otonom.

Insiden dan Penarikan Kendaraan

Langkah ini diambil setelah insiden penarikan kembali sekitar 3.800 mobil Waymo karena masalah serupa. Kendaraan otonom tersebut kesulitan bernavigasi saat menghadapi jalanan yang tergenang banjir.

Di Atlanta, sebuah kendaraan Waymo tanpa penumpang dilaporkan terjebak di jalanan yang banjir saat hujan lebat melanda. Kendaraan tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dari genangan air.

“Keselamatan adalah prioritas utama Waymo, baik bagi penumpang maupun semua pengguna jalan.

Selama periode hujan deras di Atlanta kemarin, kendaraan Waymo tanpa penumpang menemui jalan tergenang dan berhenti,” demikian pernyataan resmi perusahaan yang dilansir dari TechCrunch.

Manajemen menjelaskan bahwa sistem navigasi mereka memanfaatkan sensor waktu nyata dan kecerdasan buatan. Namun, banjir di Atlanta terjadi lebih cepat sebelum peringatan resmi dari Layanan Cuaca Nasional dikeluarkan.

>>> Schneider Electric: AI Ubah Kebutuhan Infrastruktur Data Center

Langkah Pencegahan Sebelumnya

Sebelum Atlanta terkena dampak, San Antonio telah lebih dulu mengambil langkah pencegahan serupa. Beberapa unit mobil otonom tersapu banjir pada bulan April, yang memicu penarikan 3.791 kendaraan.

“Di jalan dengan kecepatan tinggi, kendaraan otonom Waymo mungkin melambat tetapi tidak berhenti sebagai respons terhadap deteksi jalur banjir yang mungkin tidak dapat dilalui,” tulis Waymo dalam dokumen pengajuannya ke Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA).