Meskipun layanan penumpang di San Antonio dihentikan sementara, armada kendaraan otonom tersebut tetap beroperasi untuk pengujian pemetaan wilayah.

Upaya Perbaikan dan Pengujian di London

“Kami sedang berupaya menerapkan perlindungan perangkat lunak tambahan dan telah melakukan mitigasi, termasuk menyempurnakan operasi cuaca ekstrem selama periode hujan deras serta membatasi akses ke area yang mungkin terjadi banjir bandang,” ujar perwakilan Waymo.

Hingga saat ini, perusahaan yang dipimpin oleh Tekedra Mawakana tersebut mengklaim telah melayani lebih dari 20 juta pengguna dengan total 400.000 perjalanan setiap minggunya.

Di tengah penangguhan operasional di empat kota AS, Waymo tetap melanjutkan pengujian layanan taksi tanpa pengemudi di London, Inggris.

>>> IRSX Gandeng Huawei Cloud untuk Siarkan FIFA World Cup 2026

Layanan tersebut ditargetkan meluncur untuk publik mulai September setelah mendapatkan izin regulasi dari Departemen Transportasi Inggris.