Firefox tetap mempertahankan fleksibilitas kustomisasi bagi penggunanya.

>>> Falcon dan Sutradara Miracle in Cell No. 7 Garap Film Ayah Berlatar Indonesia

Pengguna tetap diberikan kebebasan untuk mengatur posisi bilah alat, menambah atau menghapus tombol, serta mengubah tema.

Pemasangan ekstensi antarmuka seperti Tree Style Tab atau Sidebery juga tetap didukung penuh.

Keberadaan Firefox dengan mesin Gecko atau Quantum independen menjadi penyeimbang di tengah dominasi 80 persen pangsa pasar oleh Chromium.

Proyek ini membuktikan bahwa peramban non-Chromium tetap mampu tampil cepat dan modern.

"Kami tidak ingin meniru Chrome.

Kami ingin menunjukkan bahwa ada cara lain untuk menjelajah web yang lebih manusiawi," ujar salah satu insinyur Mozilla dalam sebuah wawancara internal.

Jadwal Rilis dan Reaksi Komunitas

Pengumuman resmi proyek ini dilakukan pada 21 Mei 2026. Rilis publik dijadwalkan pada akhir 2026 sekitar November hingga Desember.

Uji coba awal akan tersedia di saluran Firefox Nightly mulai Juni 2026 untuk platform Windows, macOS, Linux, dan Android.

Respons awal dari forum Reddit, Mozilla Discourse, dan media teknologi mayoritas positif, khususnya mengenai kembalinya Compact Mode.

Namun, muncul kekhawatiran dari beberapa pengguna terkait potensi gangguan pada workflow lama, kompatibilitas ekstensi, serta persaingan kecepatan dengan peramban lain.

Mozilla menjanjikan kompatibilitas mundur penuh serta dukungan ekstensi tanpa gangguan.

>>> Happy Asmara Goyang Panggung Jogja Financial Festival dengan 'Ngopi Maszeh'

Tim pengembang juga membuka kanal umpan balik langsung melalui aplikasi untuk mengumpulkan masukan selama fase beta.