Bayi yang lahir dengan kondisi tersebut umumnya tidak dapat bertahan hidup lama setelah dilahirkan karena gangguan perkembangan organ yang sangat berat.

Faktor yang Dapat Memicu Cyclopia

Kelainan ini berkaitan dengan gangguan genetik yang muncul pada tahap awal perkembangan janin. Selain faktor genetik, terdapat sejumlah kondisi yang disebut dapat meningkatkan risiko terjadinya cyclopia.

  • Kelainan kromosom pada janin
  • Sindrom Smith-Lemli-Opitz
  • Infeksi selama kehamilan seperti TORCH
  • Riwayat keguguran pada ibu hamil
  • Diabetes gestasional
  • Konsumsi alkohol saat hamil
  • Penggunaan obat tertentu selama kehamilan seperti antikonvulsan, insulin, dan asam retinoat
  • Perkawinan sedarah
  • Kehamilan kembar

Gejala Cyclopia pada Bayi

Beberapa tanda yang biasanya muncul pada bayi dengan cyclopia antara lain:

  • Memiliki satu mata atau dua mata yang menyatu
  • Tidak memiliki hidung normal
  • Gangguan pembentukan otak kanan dan kiri
  • Bibir serta langit-langit mulut sumbing
  • Tulang tengkorak berkembang tidak sempurna
  • Organ tubuh vital mengalami gangguan perkembangan

Kasus bayi di Kendari tersebut hingga kini masih menjadi perhatian publik setelah videonya menyebar luas di media sosial.