Di lokasi syuting juga beda, di podcast itu beda, ketika kamu sudah menjalin hubungan sama yang ya seseorang itulah', gitu loh," kata Reza.

Langkah Hukum

Menanggapi polemik ini, tim hukum dari HAS Pictures mulai bergerak mengumpulkan bukti pendukung dari saksi-saksi di lokasi syuting.

Evaluasi mendalam terhadap dokumen kontrak kerja sama juga langsung dilakukan.

"Terkait penggunaan body double dan lain sebagainya, kami sudah meminta keterangan dari beberapa saksi-saksi terkait dengan pekerjaan film ini.

Hal-hal yang berkaitan dengan kontraknya antara perusahaan klien kami terkait dengan Safira Ratu Sofya, ini adalah hal-hal yang memang bertentangan dengan hukum secara tidak langsung maupun langsungnya," ungkap Takwa, Kuasa Hukum HAS Pictures.

Takwa menjabarkan bahwa salah satu poin krusial yang dilanggar adalah kewajiban promosi digital dan fisik. Tindakan mengabaikan agenda promosi dianggap merusak target pemasaran perusahaan.

"Pada saat ada kewajiban promo di mana dia diwajibkan untuk melaksanakan promo baik secara diri pribadinya maupun bersama dengan perusahaan melalui medsosnya dia, maka itu akan merugikan perusahaan ini sendiri," jelas Takwa.

Sebagai bentuk ketegasan, HAS Pictures telah mengirimkan surat peringatan resmi serta undangan pertemuan kepada pihak aktris.

Kendati pertemuan telah digelar bersama perwakilan hukum Ratu Sofya, kesepakatan damai belum berhasil dicapai.

"Maka perusahaan ini tentu melakukan langkah somasinya dan sekaligus mengundang untuk pertemuan tersebut. Pada saat pertemuan tersebut dihadiri oleh kuasa hukumnya.

Pada saat dihadiri kuasa hukumnya, itu pun tidak ada solusi lain gitu," kata Takwa.

Melalui somasi ini, pihak rumah produksi menuntut pemenuhan kewajiban promosi sesuai dengan jadwal yang telah diserahkan.

Ratu Sofya diminta segera melakukan publikasi film baik secara mandiri lewat media sosial maupun bersama tim produser.

"Artinya kita menuntut kepada artis ini, Safira Ratu Sofya, untuk melakukan promosinya segera dan seketika.

>>> BTS Fix Konser di GBK Desember, Siap-Siap War Tiket Mulai Rp1,8 Juta

Dalam kesempatan ini kami sampaikan, laksanakan yang menjadi kewajibannya terkait promo baik diri pribadinya melalui medsosnya maupun dengan perusahaan yang telah diberikan list-nya, jadwalnya oleh perusahaan kepada kuasa hukumnya saat itu," pungkas Takwa.