"Tapi saya yakin yang cukup baik mengingat masalah-masalah yang dihadapi Arema sepanjang tahun ini," imbuhnya.

"Pikiran kami adalah untuk menang, sangat penting untuk mengakhiri musim di kandang dengan kemenangan," imbuhnya.

"Tiga kemenangan beruntun jika Tuhan mengizinkan.

Ini laga sulit, Jogja punya tim bagus, pemain bagus, dilatih dengan baik, dan pelatihnya juga sudah memulai dan mengakhiri musim di sana," tutur pelatih asal Brasil itu.

"Kami menghadapi laga ini seperti sebuah final. Tidak ada persahabatan, kami mencari kemenangan untuk memberikan yang terbaik bagi Aremania," sambungnya.

>>> Martin Odegaard Resmi Jadi Kapten Norwegia di Piala Dunia 2026

"Pemain sangat termotivasi, sangat siap. Kami bekerja keras sepanjang musim dan Aremania adalah bahan bakar bagi kami," kata pelatih berusia 46 tahun.

"Akan sangat bagus jika suporter bisa datang ke stadion dan memberikan apresiasi terutama kepada para pemain yang telah berdedikasi sepanjang musim, yang meninggalkan keluarga, meninggalkan teman, dan berusaha melakukan yang terbaik," imbuhnya.

"Tapi Arema itu kuat dan suporter Arema adalah faktor utama klub ini.

Jadi semoga mereka bisa datang ke stadion dan banyak mendukung serta menyemangati kami di pertandingan," pungkas Marcos Santos.

"Saya rasa itu kredit untuk para pemain yang juga memahami kompetisi. Kami mengalami banyak perubahan, kami tidak bisa menstabilkan bek tengah, selalu berganti bek karena cedera atau kartu.

Tentu itu adalah poin yang coba kami perbaiki, tapi semua layak mendapatkan ucapan selamat," ujar Marcos Santos.

"Sebuah kebanggaan memiliki atlet-atlet ini yang di akhir musim berdedikasi seperti di sepanjang kejuaraan, mereka melakukan apa yang pantas dilakukan setiap hari lewat latihan, kerja keras, dan keringat untuk memberikan yang terbaik bagi Arema FC," pungkas Marcos.