Penyerang sayap Barcelona, Raphinha, menegaskan komitmennya untuk bertahan di klub Spanyol tersebut.

Ia juga memastikan persaingan sengit El Clasico tidak merusak keharmonisan internal tim nasional Brasil menjelang Piala Dunia 2026.

>>> Al Nassr Juara Saudi Pro League 2025/2026 Usai Kalahkan Damac 4-1

Pernyataan itu disampaikan Raphinha kepada media TNT Sports Brasil pada Kamis, 21 Mei 2026.

Hal ini muncul di tengah rumor ketertarikan dari klub Liga Pro Arab Saudi dan spekulasi finansial yang melanda Barcelona.

Rivalitas Klub Sirna di Timnas

Hubungan antarpemain rival yang membela Barcelona dan Real Madrid dipastikan tetap berjalan profesional. Saat mereka bersatu mengenakan seragam tim nasional, persaingan klub praktis menghilang.

"Saya tidak pernah memperhatikan hal itu, setidaknya tidak dalam kasus Vini dan saya, atau Rodrygo, Militão, dan Endrick.

Ketika kami bergabung dengan tim nasional, persaingan klub praktis menghilang karena kami tahu kami di sini membela negara kami," kata Raphinha.

Ia menilai tensi tinggi dan emosi yang memuncak merupakan bagian wajar dari El Clasico. "Kami tiba di kamp pelatihan dan kami akur.

Bahkan di El Clásico, kami saling menghormati.

Masing-masing dari kami membela tim kami dengan segala kemampuan, tetapi ketika di tim nasional, persaingan itu hilang," tuturnya.

Fokus seluruh anggota tim langsung beralih demi membela negara. "Kami mengesampingkan klub dan fokus pada tim nasional.

Terkadang kami memang memanas, tetapi itu normal. Jika El Clásico tidak memanas, itu bukanlah El Clásico," ujar Raphinha.

Kecemasan Menjelang Piala Dunia 2026

Menghadapi Piala Dunia 2026, Raphinha mengaku mulai merasakan cemas dan gugup. "Saya sangat cemas, tetapi hanya ketika Piala Dunia semakin dekat.