Klaim Performa Sinyal Lebih Kuat

Meskipun volume sangat ringkas saat dilipat, Galaxy Space memastikan kemampuan konektivitas tidak berkurang.

Pabrikan mengklaim daya pancar sinyal "payung luar angkasa" ini 10 kali lebih kuat dibanding antena mekanis Q/V-band generasi terdahulu.

Proses manufaktur juga lebih efisien berkat penghapusan metode anyaman manual pada antena mesh satelit konvensional. Biasanya, teknisi menyusun permukaan mesh dengan tangan secara rumit untuk menjaga presisi.

Perusahaan mengimplementasikan teknologi pembentukan mesh terintegrasi yang mendongkrak efisiensi produksi hingga di atas 70 persen. Langkah ini merepresentasikan pergeseran baru industri antariksa China menuju sistem produksi massal modern.

>>> AMD Luncurkan Chip Ryzen AI Max 400 Gorgon Halo dengan RAM 192GB

Hingga saat ini, Galaxy Space belum merilis jadwal peluncuran antena inovatif tersebut ke orbit rendah Bumi.