Suzuki Satria Pro tidak hanya menawarkan sensasi berkendara sporty dengan nuansa nostalgia motor ayam jago. Motor ini juga memiliki biaya kepemilikan yang menarik.

Meskipun performa mesinnya terkenal bertenaga, biaya servis berkala dan pajak tahunan masih masuk akal. Motor sport 150 cc DOHC modern ini ramah bagi dompet penggunanya.

>>> Toyota Perluas Cakupan Suku Cadang Alternatif T-OPT untuk Lebih Banyak Model

Performa Tinggi, Biaya Servis Terjangkau

Dapur pacu menjadi daya tarik utama.

Mesin 150 cc DOHC 4 katup dengan pendingin cairan menghasilkan tenaga 18,1 Tk dan torsi 13,8 Nm.

Karakteristik mesin agresif pada putaran atas menjadi ciri khas motor overbore. Biasanya, performa besar identik dengan biaya perawatan tinggi, namun tidak untuk model ini.

Biaya perawatan rutin dan suku cadang fast moving masih cukup terjangkau. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga pernah menghadirkan promo untuk suku cadang asli, oli Ecstar, dan aksesori.

Biaya jasa servis ringan di bengkel resmi tercatat Rp 80.000. Harga komponen fast moving juga relatif aman.

Busi dibanderol Rp 25.000. Kampas rem depan Rp 117.500, sedangkan kampas rem belakang Rp 89.000.

>>> Dyandra Promosindo Targetkan Transaksi IIMS Surabaya 2026 Tembus Rp260 Miliar

Filter udara dijual Rp 46.000. Suzuki Long Life Coolant Rp 53.500 dan oli mesin Ecstar Rp 103.000.

Secara keseluruhan, pengeluaran perawatan berkala tidak terlalu membebani. Konsumen juga dapat menggunakan aplikasi MySuzuki untuk memantau estimasi pengeluaran.

Tarif Pajak Tahunan Suzuki Satria Pro

Selain perawatan, pajak tahunan juga penting. Pajak motor sport ini tergolong ringan.

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tercatat Rp 197.500. Ada juga biaya Opsen PKB Rp 130.500 dan SWDKLLJ Rp 35.000.

Total pajak tahunan sekitar Rp 363.000. Tarif tersebut berlaku untuk atas nama perusahaan di Jawa Tengah.

>>> Vinfast Luncurkan VF MPV 7 Rakitan Lokal dengan Fitur Tambahan

Biaya kepemilikan Suzuki Satria Pro ternyata cukup terjangkau untuk motor sport 150 cc DOHC modern berperforma tinggi.