Namun, kami terbawa oleh suara siulan dan kegelisahan," ujarnya.

Ferreira mengakui intensitas permainan Palmeiras berada di bawah standar. "Dalam hal kemauan, performa, dan agresivitas, lawan lebih baik.

>>> Kebangkitan Bersejarah Knicks di Kuarter Keempat, Kalahkan Cavaliers 115-104

Itu jelas terlihat hari ini," katanya.

Ia menambahkan bahwa beberapa aksi teknis dan taktis tidak berjalan optimal. Meski tidak bermain bagus, Palmeiras tetap memiliki peluang, termasuk sundulan Flaco Lopez yang membentur mistar.

"Tim seperti Palmeiras dengan pemain yang dimiliki harus bisa mencetak gol seperti itu. Jika tidak, mereka akan mengalami apa yang terjadi hari ini.

Lawan melepaskan satu tembakan, mencetak gol. 1-0 dan tiga poin," ujar Ferreira.

Fokus ke Pertandingan Berikutnya

Ferreira kini mengalihkan fokus ke pertandingan melawan Flamengo dalam lanjutan kompetisi domestik akhir pekan ini. Laga akan digelar di Stadion Maracana pada Sabtu (23/5/2026).

"Ini pertandingan antara dua tim besar dengan pemain hebat. Rivalitas sangat tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Saya berharap wasit yang memimpin memiliki keberanian," kata Ferreira.

Ia juga menyoroti bahwa kekalahan dari Cerro Porteno murni disebabkan kurangnya inspirasi di lapangan dan efisiensi lawan.

"Tanggung jawab tertinggi selalu ada di pelatih, tapi ada kesulitan dalam inspirasi dan aksi teknis," ujarnya.

Ferreira menyadari dua bulan ke depan akan menjadi fase berat bagi Palmeiras akibat keterbatasan opsi pemain di lini serang.

"Cedera dan energi menjadi masalah. Kami akan terus bekerja sesuai jadwal dan tuntutan," katanya.

Ia memastikan jajaran kepelatihan akan mengevaluasi kesalahan taktis yang serupa dengan laga sebelumnya. "Kami harus mengakui bahwa hari ini kami bermain buruk," ucap Ferreira.

>>> Victor Wembanyama Soroti Kesalahan Spurs Usai Kalah dari Thunder

Palmeiras juga akan melakoni laga penentu fase grup Libertadores melawan Junior Barranquilla pada Kamis (28/5/2026).