Catanzaro memastikan tempat di babak final playoff Serie B meskipun kalah dari Palermo pada Rabu, 20 Mei 2026.

Hasil di Stadion Renzo Barbera cukup meloloskan tim tamu berkat keunggulan agregat dari leg pertama.

>>> Catanzaro Lolos ke Final Playoff Serie B Usai Kalahkan Palermo

Penyerang Catanzaro, Filippo Pittarello, menyampaikan kegembiraannya kepada DAZN. Ia mengaku sulit menemukan kata-kata karena emosi yang begitu besar.

"Sulit menemukan kata-kata, emosinya begitu besar.

Kami belum sempat merayakan, tapi ini semua terasa surreal, buah dari mimpi dan kerja keras yang membawa kami ke sini.

Sekarang kita bertemu di final," ujar Pittarello.

Persiapan dan Pengorbanan

Pittarello menjelaskan bagaimana pelatih Alberto Aquilani mempersiapkan tim menghadapi tekanan di kandang lawan. Ia menekankan pentingnya pengorbanan di lapangan untuk mempertahankan keunggulan agregat.

"Kami striker ingin selalu mencetak gol, tapi dalam pertandingan seperti ini, pengorbanan seperti itu setara dengan gol. Kami tidak meninggalkan emosi di lapangan setelah leg pertama.

Kami tahu ini akan sangat berat, berjalan buruk di menit awal karena stadion memanas, dan kami harus pandai meredamnya.

Kami ingin bermain, dan setelah 2-0 kami tetap membawa pulang hasil (final)," kata Pittarello.

>>> Al Najma Kalahkan Al Shabab Lewat Gol Penalti Lazaro

Keributan Pasca Pertandingan

Pertandingan diwarnai keributan antarpemain setelah peluit panjang. Pittarello menyayangkan insiden tersebut dan enggan memberikan perhatian lebih.

"Apa yang terjadi di akhir pertandingan adalah sisi buruk sepak bola. Saya rasa tidak pantas memberi publisitas pada kejadian itu.

Palermo menang di lapangan, Catanzaro lolos. Tidak pantas memberi publisitas pada oknum yang mencoba merusak segalanya," tuturnya.