Penyanyi Oppie Andaresta kini tengah beradaptasi dengan fase baru dalam hidupnya. Putra semata wayangnya, Kai Matari Bejo Kaler, telah memulai pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Oppie yang menetap di Bali bersama suaminya, Kurt Kaler, mengaku sempat merasa sedih. Ia terbiasa mengurus Kai sejak kecil secara mandiri.

>>> Saputra Kori Bawa Jimat Bali untuk Syuting Film Horor di Korea

Rasa rindu yang besar membuat Oppie kerap terbang ke Bandung hampir setiap minggu. Ia datang tanpa pemberitahuan untuk menjenguk sang anak di kosnya.

"Dia adalah pria yang baik ya. Maksudnya, saya dan suami cukup bangga lah punya anak.

Belajarnya hampir tidak pernah dikasih tahu," ungkap Oppie dalam acara Pagi-Pagi Ambyar di Trans TV.

Oppie menjelaskan bahwa sifat posesifnya muncul karena Kai adalah anak tunggal. "Tapi memang karena anaknya cuma satu, (jadi) emak-emak posesif.

Enggak ketemu itu enggak bisa," ujarnya.

Kehilangan rutinitas harian bersama anak sempat membuat penyanyi berusia 53 tahun ini kehilangan perannya sebagai ibu.

"Iya (sedih), kan biasa dari pagi bangun tidur sudah urusin dia, tiba-tiba dia sudah bisa mandiri gitu. Jadi kayak kehilangan profesi sebagai seorang ibu.

Ini lagi masa transisi, jadi lama-lama sudah bisa terima," katanya.

Meski demikian, Oppie sadar pentingnya memberi ruang bagi anak untuk mandiri. "Tapi kita sebagai orang tua memang harus sadar bahwa anak memang harus dilepas pelan-pelan ya.

Kalau enggak, dia enggak akan mandiri," ungkapnya.

Menurut Oppie, proses adaptasi lebih berat bagi orang tua daripada anak. "Sebenarnya anak kita kuliah, dilepas mandiri, mereka enggak ada masalah.

Justru masalah adanya di kita. Mereka cepat beradaptasi, kalau ada masalah akan belajar."