"Nah, kebetulan owner-nya itu suka off-road. Jadi suatu hari dia off-road, kaki-kakinya berantakan, rusak.

Akhirnya dibikinlah jadi 4x4 langsung mobilnya," ujar Akas, perwakilan Toyota Kijang Club Indonesia Chapter Jakarta.

"Saya bawa lima mobil, salah satunya Kijang Krista Monster. Mobil ini menggunakan semua part punya Toyota.

Ada Prado, Crown, Harrier, bahkan ada yang punya Kijang-nya juga. Jadi semua Toyota kita taruh di Kijang Krista ini," tambah Akas.

"Jadilah bonggol depan-belakang punyanya Prado, terus transmisi transfer case-nya punya Hilux bensin. Jadi semua kita kawinin nih," ujarnya.

Kombinasi part orisinal Toyota dari berbagai model membutuhkan dedikasi tinggi dan anggaran masif. Total biaya setara dengan unit baru Innova Zenix Hybrid di pasaran.

>>> Chery Resmi Luncurkan Mobil Listrik Kompak Chery Q di Indonesia

"Memang untuk off-road. Jadi mungkin kalau dibilang bangun dari nol buat off-road," kata Akas.

Interior dan Kenyamanan

Masuk ke area interior, nuansa fungsionalitas off-road dipadukan dengan kenyamanan modern. Jok elektrik dari Toyota Harrier memberikan impresi berkendara mewah di dalam mobil penjelajah medan berat.

"Kalau interior, itu pakai punya Harrier, jadi electric seat," ujar Akas.

Kenyamanan kabin menjadi nilai tambah yang kontras namun fungsional di tengah rombakan mekanikal eksterior. Seluruh komponen interior disesuaikan demi posisi duduk ergonomis saat menghadapi guncangan off-road.

Totalitas pengerjaan terlihat dari detail bumper baja dan lapisan cat pelindung bodi yang tangguh terhadap goresan ranting atau bebatuan.

Anggaran ratusan juta rupiah menjadi investasi untuk mobil siap disiksa di medan ekstrem.

"Perkiraan biaya modifikasi di Zenix Hybrid harganya start dari Rp600 jutaan.

Tapi itu juga di luar cat ya, karena pakai cat Raptor lagi, terus kita bikin tubular-tubular lagi bumper baja," kata Akas.