Proyek modifikasi ekstrem mengubah Toyota Kijang Krista lawas menjadi kendaraan off-road profesional 4x4 yang tangguh.

Mobil keluarga legendaris ini kini tampil sebagai monster medan berat tanpa kehilangan siluet klasiknya.

>>> BYD Kuasai 40 Persen Pangsa Pasar Kendaraan Listrik di Indonesia

Kijang Krista generasi awal dengan lampu kapsul ikonik tetap dipertahankan.

Namun, penampilannya kini sangat garang berkat cat Raptor biru doff, bumper tubular baja, roof rack overland, snorkel besar, dan ban off-road jumbo.

Spesifikasi Modifikasi

Basis mobil adalah Toyota Kijang Krista generasi awal. Mesin standar diganti dengan mesin JZ Series milik Toyota melalui metode swap engine.

Gardan depan dan belakang menggunakan copotan Toyota Prado. Transfer case diambil dari Toyota Hilux versi bensin, sementara gearbox merupakan kombinasi transmisi mesin JZ.

Sistem suspensi asli yang mengandalkan per daun di belakang dan torsion bar di depan dicopot seluruhnya. Digantikan dengan suspensi kustom ekstrem yang dirancang untuk medan berat.

Cat eksterior menggunakan Raptor biru doff. Proteksi bodi dilengkapi bumper tubular berbahan baja.

Aksesori overland meliputi roof rack dan snorkel besar di sisi kanan.

Roda menggunakan ban off-road ukuran jumbo. Kabin dilengkapi jok elektrik milik Toyota Harrier untuk kenyamanan premium.

Estimasi biaya modifikasi mulai dari Rp600 jutaan, setara dengan harga Innova Zenix Hybrid terbaru. Biaya tersebut belum termasuk cat dan bumper tubular.

Performa dan Mekanikal

Sektor performa mengalami rombakan paling radikal. Mesin JZ dikawinkan dengan transfer case Hilux bensin dan gardan Prado untuk menghadirkan sistem penggerak 4x4 sejati.

Proyek ini berawal dari kerusakan kaki-kaki saat mobil menjelajah medan berat. Hal itu memicu ide pembangunan ulang secara total.